Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN MEMBACA DAN MENULIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA-SISWI DI SDN MALEBER Wahyuni; Ramadhani, Kalya Sukma; Nagadiraja, Bramata; Budiman, Dennis Zefanya; Fusta, Derren; Gumarus, Nathanael; Arisandi, Desi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32023

Abstract

The low literacy skills attract considerable attention from various segments of society and pose a significant challenge to the government and educational institutions as it can affect the quality of the education system in Indonesia. SDN Maleber, as one of the partners of the Thematic Community Service Program of Tarumanagara University, has experienced a decline in literacy scores among its students. Factors contributing to this include limited access to adequate learning resources, lack of variety in teaching methods, and underutilization of library space by both teachers and students. Therefore, the focus of this PKM is to determine the right strategies in fostering literacy interest among SDN Maleber students. The implementation method of the literacy program involves a series of activities such as alphabet introduction, gradual writing practice, and individualized reading and writing guidance tailored to the abilities of each student within 15-30 minutes. The program is tailored to suit the partner needs based on observation and reports. Overall, there were 65 students who participated from 2nd - 4th grade, then 4 students who were less proficient were selected to attend evaluation. Through the implementation of the literacy habituation work program at SDN Maleber participating, students showed positive changes by showing initiative and enthusiasm in visiting the library with the aim of reading books, especially for grade 3 students. ABSTRAK Kemampuan literasi yang rendah menarik banyak perhatian lapisan masyarakat dan menjadi tantangan besar bagi pemerintahan dan instansi pendidikan karena hal ini dapat berpengaruh pada mutu sistem pendidikan di Indonesia. SDN Maleber sebagai salah satu mitra pengabdian kepada masyarakat mengalami penurunan nilai literasi pada siswa siswi-nya. Faktor penyebabnya meliputi keterbatasan akses sumber belajar yang memadai, kurangnya variasi dalam metode pembelajaran, dan kurangnya pemanfaatan ruang perpustakaan oleh guru dan siswa siswi. Berdasarkan hal tersebut, maka fokus tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah bagaimana menentukan strategi yang tepat dalam membudayakan minat literasi siswa siswi SDN Maleber. Metode pelaksanaan program kerja literasi diimplementasikan melalui serangkaian kegiatan pengenalan huruf alfabet, melakukan praktik penulisan secara bertahap, bimbingan membaca dan menulis secara perseorangan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa siswi dalam rentang waktu 15 sampai 30 menit. Partisipan program ini disesuaikan dari hasil observasi dan laporan mitra. Secara keseluruhan siswa siswi yang ikut berpartisipasi adalah kelas 2 sampai kelas 4 dengan total 12 siswa, kemudian 4 siswa dengan kriteria belum mahir dipilih guna melakukan evaluasi. Melalui implementasi program kerja pembiasaan literasi di SDN Maleber, siswa siswi yang berpartisipasi memperlihatkan perubahan positif dengan menunjukan inisiatif dan antusias untuk mengunjungi perpustakaan dengan tujuan membaca buku, khususnya pada siswa kelas 3.
PEMANFAATAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SISWI SDN MALEBER Fusta, Derren; Ramadhani, Kalya Sukma; Nagadiraja, Bramata; Wahyuni; Budiman, Dennis Zefanya; Gumarus, Nathanael; Arisandi, Desi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32135

Abstract

The influence of technology on the educational sphere provides a significant transformation in teaching and learning activities. In education today, technology is used as a tool to encourage collaborative and interactive learning between teacher and students. In addition, technology-based learning creates a more enjoyable learning atmosphere and experience for students by using videos, educational sites, and non-monotonous evaluations. Therefore, students must be equipped with the ability to use technology positively, especially in subjects that are less desirable, such as mathematics. Students' knowledge at SDN Maleber is very lacking in the context of mathematics. Even some 6th grade students are still not proficient in calculating basic operations such as addition, subtraction, multiplication and division. Therefore, we took the initiative to take a learning approach that focuses on the use of technology, such as using smartphones for online learning through an interactive mathematics quiz website. The teaching method applied integrates theory and practice, so that students can develop a better understanding of mathematical concepts and master the skills of using technology effectively. The implementation of the program was carried out involving 19 grade 6 students, then the program evaluation continued with 5 grade 6 students who got the highest accuracy points when doing mathematics quiz on website. The aim of this program is to increase students' interest and ability to understand mathematical concepts through an interesting and interactive approach using technology. Based on the PKM program that has been implemented, the average score obtained by students from the results of the exercises on the Quizizz site is 79.21, including the top 3 students who achieved a score of 100. In addition, students responded quite well by showing enthusiasm and always being active when learning process. Thus, students are able to overcome their obstacles that often arise in studying mathematics and improve their academic achievement. ABSTRAK Pengaruh teknologi terhadap lingkup pendidikan memberikan transformasi signifikan dalam kegiatan belajar mengajar. Pada pendidikan saat ini, teknologi dijadikan sebagai alat untuk mendorong pembelajaran yang kolaboratif dan interaktif antara guru dengan siswa. Selain itu, pembelajaran berbasis teknologi menciptakan suasana dan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa dengan penggunaan video, situs pendidikan, dan pelaksanaan evaluasi yang tidak monoton. Maka dari itu, siswa harus dibekali dengan kemampuan penggunaan teknologi secara positif terutama pada mata pelajaran yang kurang diminati, seperti matematika. Dalam konteks pembelajaran matematika, penguasaan materi Matematika siswa SDN Maleber perlu ditingkatkan. Bahkan beberapa siswa kelas 6 belum mahir dalam pengoprasian aritmatika dasar seperti pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Oleh karena itu, Tim PKM berinisiatif melakukan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemanfaatan teknologi, seperti penggunaan smartphone untuk pembelajaran online melalui website kuis matematika yang interaktif. Metode pengajaran yang diterapkan mengintegrasikan teori dan praktik, sehingga siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang konsep matematika dan menguasai keterampilan penggunaan teknologi secara efektif. Pelaksanaan program dilakukan dengan melibatkan 19 siswa kelas 6, kemudian evaluasi program dilanjutkan bersama 5 siswa kelas 6 yang mendapat poin akurasi tertinggi saat mengerjakan kuis matematika melalui website. Tujuan dari program ini mendorong siswa SDN Maleber dalam mengembangkan keterampilan penggunaan teknologi secara positif, khususnya dalam konteks pembelajaran matematika. Serta meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika melalui pendekatan yang menarik dan interaktif dengan memanfaatkan teknologi. Berdasarkan program PKM yang telah dilaksanakan, skor rata-rata yang diperoleh siswa dari hasil latihan di situs Quizizz adalah 79,21, meliputi 3 siswa teratas meraih skor 100. Selain itu, siswa memberikan respon yang cukup baik dengan menunjukan rasa antusias dan selalu aktif ketika proses pengajaran. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat mengatasi hambatan yang sering muncul dalam mempelajari matematika serta meningkatkan prestasi akademik mereka.
MENJAGA WARISAN BUDAYA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL PADA SDN MALEBER Nagadiraja, Bramata; Nathanael Gumarus; Wahyuni; Derren Fusta; Dennis Zefanya Budiman; Kalya Sukma Ramadhani; Desi Arisandi
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35153

Abstract

Traditional games are a part of Indonesian cultural inheritance. However, in the era of modernization and globalization, these games are often marginalized and forgotten. The loss of the habit of playing traditional games was demonstrated by students at SDN Maleber. This happened because students consider traditional games to be less fun activities compared to online games and playing on social media. Along with that, there are also inadequate supporting facilities, limited insight, and a lack of encouragement from adults to play traditional games. This community service focuses on several traditional games that are popular in SDN Maleber locations by identifying the factors that influence a decrease in interest in traditional games and developing a series of games that involve the active participation of students as a program proposal given by the team to revitalize traditional games at SDN Maleber. Another aim is to examine the understanding of the positive impact resulting from the implementation of traditional games in building cultural identity, strengthening social relationships, and promoting healthy lifestyles. The methods used include surveys and interviews with local communities as well as analysis of literature relevant to the conditions of partner locations. It is hoped that the results of this community service will provide a better understanding of the importance of preserving traditional games in today's modern society. By reintroducing these games through a creative and inclusive approach, the team hopes to increase public awareness of local cultural values and improve social welfare and overall community health. ABSTRAK Permainan tradisional merupakan salah satu bagian penting warisan budaya Indonesia. Namun di era modernisasi dan globalisasi, permainan-permainan tersebut seringkali terpinggirkan dan terlupakan. Hilangnya kebiasaan bermain permainan tradisional ini salah satunya ditunjukkan oleh siswa siswi di SDN Maleber. Faktor pengaruhnya karena siswa siswi menganggap permainan tradisional sebagai kegiatan yang kurang menyenangkan dibandingkan dengan game online dan bermain sosial media. Selain itu juga fasilitas penunjang yang kurang memadai, keterbatasan wawasan dan kurangnya dorongan orang dewasa untuk bermain permainan tradisional. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada beberapa permainan tradisional yang populer di lokasi mitra dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penurunan minat terhadap permainan tradisional, dan mengembangkan serangkaian permainan yang melibatkan partisipasi aktif siswa siswi sebagai usulan program yang diberikan tim untuk mengenalkan permainan tradisional di SDN Maleber. Tujuan lainnya adalah untuk mengkaji pemahaman atas dampak positif yang dihasilkan dari pelaksanaan permainan tradisional dalam membangun identitas budaya, memperkuat hubungan sosial, dan mempromosikan gaya hidup sehat. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan metode Sosialisasi dan praktik bermain. Hasil PKM ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya melestarikan permainan tradisional dalam masyarakat modern saat ini. Dengan memperkenalkan kembali permainan-permainan ini melalui pendekatan yang kreatif dan inklusif, Tim berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai budaya lokal, perkembangan siswa dalam hal keterampilan motorik, kecerdasan emosional, sosial, kreativitas.