Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN DIGITALISASI KEUANGAN DAN PEMASARAN ONLINE BAGI UMKM RUMAH MAKAN UNI IDA DI BANDAR LAMPUNG Unda; M. Chandra; Rivan Viriyan; Yahya Putra; Armunanto, Yohanes Novi; Qurrota Ayu Nindien; Nadya Ramadhani Ikhsana
BEGAWI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 - Nomor 2 - Juli 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/begawi.v3i2.98

Abstract

UMKM berperan sentral dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak yang menghadapi kendala dalam hal pencatatan keuangan dan strategi pemasaran. Rumah Makan Uni Ida di Jl. Purna Wirawan, Kel. Gunung Terang, Kec. Langkapura, Kota Bandar Lampung merupakan salah satu contoh UMKM yang menghadapi tantangan tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi BukuWarung untuk pencatatan transaksi keuangan dan pemanfaatan media sosial (Instagram Bisnis dan WhatsApp Business) sebagai sarana pemasaran. Metode partisipatif-aplikatif digunakan melalui sesi pelatihan tatap muka dan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsistensi pencatatan transaksi dan mulai aktifnya promosi melalui media sosial. Pelaku usaha juga memahami potensi penggunaan platform pesan-antar makanan digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi digitalisasi berbasis kebutuhan nyata dan dukungan praktis mampu meningkatkan efisiensi operasional serta daya saing UMKM kuliner lokal.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA DENGAN METODE DISKONTO DAN TANPA DISKONTO: STUDI KASUS UMKM RUMAH MAKAN UNI IDA Unda; Rivan Viriyan; M. Chandra; Yahya Putra; Dian Fajarini
E-journal Field of Economics, Business and Entrepreneurship (EFEBE) Vol. 3 No. 5 (2025): Vol.3 No.5 (2025)
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/efebe.v3i5.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Rumah Makan Uni Ida, yang berlokasi di Bandar Lampung dan menyajikan masakan khas Minang. UMKM memiliki peran krusial dalam perekonomian Indonesia, namun sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan usaha dan akses pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menganalisis data keuangan Rumah Makan Uni Ida periode Juli 2023 hingga Januari 2024. Analisis kelayakan dilakukan melalui dua pendekatan: metode tanpa diskonto (Laba Bersih, Break-Even Point (BEP), dan Rasio R/C) serta metode diskonto (Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit/Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit/Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback Period (PBP)) dengan tingkat diskonto 11,25%. Hasil analisis tanpa diskonto menunjukkan laba bersih positif (Rp 8.727.196), BEP kuantitas 447 porsi dan BEP harga Rp7.598.259 yang berada di bawah tingkat produksi aktual, serta R/C Rasio 1,68, mengindikasikan profitabilitas dan efisiensi. Metode diskonto menghasilkan NPV positif sebesar Rp 72.303.050, IRR 33,03%, Gross B/C 1,31, dan PBP sekitar 1,28 bulan. Meskipun Net B/C sebesar 0,87 (kurang dari 1), mayoritas indikator finansial mendukung kesimpulan bahwa usaha Rumah Makan Uni Ida layak untuk dijalankan dan dikembangkan lebih lanjut
Pengaruh Aglomerasi, IPM, Pengangguran, dan Infrastruktur terhadap Ketimpangan Pendapatan di Pulau Sumatera Unda; I Wayan Suparta; Arivina Ratih
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5139

Abstract

Ketimpangan pendapatan antarwilayah merupakan salah satu permasalahan pembangunan yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia. Meskipun pertumbuhan ekonomi terus meningkat, distribusi hasil pembangunan yang belum merata menyebabkan disparitas kesejahteraan antar daerah. Pulau Sumatera sebagai wilayah dengan potensi sumber daya yang besar juga menghadapi ketimpangan antarprovinsi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan sosial, sehingga diperlukan analisis untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menganalisis ketimpangan pendapatan antarprovinsi di Pulau Sumatera periode 2014–2024 menggunakan Indeks Williamson. Variabel independen meliputi aglomerasi industri, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat pengangguran terbuka, dan infrastruktur. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) menggunakan data sekunder dari instansi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aglomerasi dan IPM berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Infrastruktur berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Sementara itu, tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pengangguran menurunkan ketimpangan akibat dominasi sektor informal berpendapatan rendah. Kesimpulannya, hanya pengangguran yang berpengaruh signifikan, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah.