Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksistensi Laut dalam Al-Qur'an:Analisis Tafsir Ilmiah Masyhuri Putra; M. Ridho Firdaus
Journal Hub for Humanities and Social Science Vol. 1 No. 2 (2024): 2024: July - December
Publisher : Yayasan Masjid Al-Muhajirin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63847/zd8ttm19

Abstract

Kajian ini membahas eksistensi laut dalam Al-Qur'an melalui analisis tafsir ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ayat-ayat yang berkaitan dengan fenomena laut dan kaitannya dengan penemuan ilmiah modern. Dalam Al-Qur'an, terdapat sejumlah ayat yang secara eksplisit dan implisit menyebutkan tentang laut, seperti dinamika air laut, gelombang di kedalaman laut, serta batas antara air tawar dan air asin (Al-Furqan: 53). Studi ini menggunakan metode tafsir tematik dengan pendekatan tafsir ilmiah untuk menggali makna ayat-ayat tersebut. Tafsir ilmiah memungkinkan kita memahami ayat-ayat Al-Qur'an yang menjelaskan fenomena alam sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern, seperti oseanografi dan hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjelasan Al-Qur'an mengenai laut sejalan dengan temuan ilmiah terbaru, seperti adanya lapisan gelap di dasar laut, arus laut, dan pembatas air yang sulit ditembus di antara dua jenis air yang berbeda. Dengan demikian, kajian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap integrasi ilmu pengetahuan dan tafsir Al-Qur'an, sekaligus menegaskan relevansi Al-Qur'an dengan ilmu pengetahuan modern.
Prioritas Kemaslahatan Anak (Maslahah) Dalam Penyelesaian Sengketa Hadhanah Berdasarkan Tinjauan Kaidah Fiqiyah M. Ridho Firdaus; Hendri Sayuti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.7864

Abstract

The determination of child custody (hadhanah) after divorce is one of the crucial issues in Islamic family law. Often, these disputes center on the ego-sectoral rights of parents, even though Islamic law places the welfare of children (maslahah al-atfal) as the highest priority. This study aims to analyze how Fiqh principles, as one of the methodologies of Islamic law, serve as the legal and philosophical basis for Religious Court judges in prioritizing the best interests of the child. Using qualitative research methods through a legal-normative approach and literature study, this research examines the application of the principle of “Ad-dhararu yuzāl” (Harm must be eliminated). The results of the study show that Fiqh Rules provide flexibility for judges to go beyond the textual provisions of classical fiqh, which are sometimes gender biased, towards decisions that are substantial and oriented towards the psychological, physical, and spiritual protection of children amid the dynamics of modern society.