Fazrin Ardiansyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENANAMAN BENIH SORGUM DALAM KEGIATAN PENGABDIAN DESA DI DESA GUNUNGMANIK KUNINGAN Johan; M. Syahrul Ibrahim; Siti Illafiatunnisa; Diyatrie Muhammad Bilal; Adam Rizki Firdaus; Surya Oktaviero; Fazrin Ardiansyah; Muhamad Jeni Krisyanto; Idris Dwi Affandi; Miko Prasetyo
AbdiMuh : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): AbdiMuh
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/abdimuh.v6i1.238

Abstract

Abstract The sorghum plant is a cereal plant. Sorghum has long been known in Indonesia but was forgotten. This plant has a long history as a main food source in several regions. However, competition with other crops and changes in consumption patterns have meant that sorghum cultivation has experienced a decline. Currently, revitalization efforts are being carried out with a focus on developing superior varieties, applying modern technology and product diversification. Sorghum is also a multi-purpose plant that is resistant to various droughts and soil types. Sorghum also has considerable potential to be developed in Indonesia today. Apart from being a food source, sorghum can also be processed into various value-added products such as flour, syrup and biofuel. With its high nutritional content and good adaptability, sorghum can be a solution for food security and increasing farmers' income. To maximize the potential of sorghum, an innovative approach is needed. Application of precision agricultural technology, development of superior varieties, integration of sorghum in agroforestry systems, and diversification of processed products are some of the solutions that can be implemented. Keywords: Maksimum 5 kata kunci dipisahkan dengan tanda koma, (sesuai dengan ruang lingkup artikel dan jurnal). [Font Times New Roman 11 spasi tunggal, dan cetak miring] Abstrak Tanaman sorgum merupakan tanaman serealia. Sorgum telah lama dikenal di Indonesia namun sempat terlupakan. Tanaman ini memiliki sejarah panjang sebagai sumber pangan utama di beberapa wilayah. Namun, terdapat persaingan dengan tanaman lain dan perubahan pola konsumsi membuat budidaya sorgum sempat mengalami penurunan. Saat ini, upaya revitalisasi sedang dilakukan dengan fokus pada pengembangan varietas unggul, penerapan teknologi modern, dan diversifikasi produk. Sorgum juga merupakan tanaman serbaguna yang tahan terhadap berbagai kekeringan dan jenis tanah, sorgum juga memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia saat ini Selain sebagai sumber pangan, sorgum juga dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti tepung, sirup, dan biofuel. Dengan kandungan nutrisi yang tinggi dan kemampuan beradaptasi yang baik, sorgum dapat menjadi solusi untuk ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani untuk memaksimalkan potensi sorgum, diperlukan pendekatan yang inovatif. Penerapan teknologi pertanian presisi, pengembangan varietas unggul, integrasi sorgum dalam sistem agroforestri, dan diversifikasi produk olahan merupakan beberapa solusi yang dapat diterapkan. Dengan demikian, sorgum dapat menjadi komoditas pertanian yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat . Kata Kunci: Maksimum 5 kata kunci dipisahkan dengan tanda koma, (sesuai dengan ruang lingkup artikel dan jurnal). [Font Times New Roman 11 spasi tunggal, dan cetak miring]
PEMBUATAN KANDANG AYAM TERINTEGRASI DALAM KEGIATAN “PENGABDIAN DESA” DI DESA GUNUNGMANIK KUNINGAN Anrelsam, David Pepa; Ibrahim, M. Syahrul; Illafiatunnisa, Siti; Diyatrie Muhammad Bilal; Adam Rizki Firdaus; Surya Oktaviero; Fazrin Ardiansyah; Muhamad Jeni Krisyanto; Idris Dwi Affandi; Miko Prasetyo; Alessendriza Maulana Zamzami; Luthfi Prasetiya; Hendra Setiawan; Roni; Asep Adi Permana; Eidisti Belinda; Een Hernawati; Muhammad Hafid; Muhammad Afwan Mubarok; Muhammad Noval Nurhakim
AbdiMuh : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): AbdiMuh
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/abdimuh.v6i2.240

Abstract

Abstract Building an Integrated Chicken Coop is an approach to building a chicken coop that does not only focus on meat or egg production, but also considers ecosystem balance and environmental sustainability. This concept integrates the principles of, namely designing systems that imitate natural patterns to create a productive, stable and sustainable environment. This research focuses on developing chicken coops that pay attention to animal welfare. The ergonomic design of the cage, equipped with perches and play areas, provides sufficient space for the chickens to move around. Apart from that, a specially arranged lighting system can also improve the quality of life of chickens. The research results showed that chickens kept in integrated cages had lower stress levels and better growth. Through simulations and case studies, this research shows that investing in integrated chicken coops can provide significant economic benefits in the long term. Increasing production efficiency, reducing operational costs and improving product quality can increase farmers' income. Keywords: Gunungmanik Village, making integrated chicken drums with Village Service Abstrak Pembuatan Kandang Ayam yang Terintegrasi adalah sebuah pendekatan dalam membangun kandang ayam yang tidak hanya fokus pada produksi daging atau telur, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan. Konsep ini mengintegrasikan prinsip-prinsip seperti mendesain sistem yang meniru pola alam untuk menciptakan lingkungan yang produktif, stabil, dan berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada pengembangan kandang ayam yang memperhatikan kesejahteraan hewan. Desain kandang yang ergonomis, dilengkapi dengan tempat bertengger dan area bermain, memberikan ruang gerak yang cukup bagi ayam. Selain itu, sistem pencahayaan yang diatur secara khusus juga dapat meningkatkan kualitas hidup ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayam yang dipelihara dalam kandang terintegrasi ini memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan pertumbuhan yang lebih baik. Melalui simulasi dan studi kasus, penelitian ini menunjukkan bahwa investasi pada kandang ayam terintegrasi dapat memberikan keuntungan ekonomis yang signifikan dalam jangka panjang. Peningkatan efisiensi produksi, pengurangan biaya operasional, dan peningkatan kualitas produk dapat meningkatkan pendapatan peternak. Kata Kunci: Desa Gunungmanik, pembuatan kendang ayam terintegrasi Pengabdian Desa