Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Nurohmah, Alfiya Wa; Putri, Amanda Cristiana; Nurrohmah, Aulia; Jayanti, Berliana Adistya Dwi; Putri, Olivia Oktaviana; Mahanani, Tina Setia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): JPMII - April 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.359

Abstract

Sampah merupakan bahan sisa dari aktivitas manusia yang sudah tidak digunakan kembali. Pembagian sampah dibedakan menjadi 3 jenis yaitu sampah organik, anorganik, dan sampah B3. Keberadaan sampah menjadi masalah terbesar yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia. Jumlah sampah di Indonesia setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan dan didominasi oleh sampah rumah tangga. Permasalahan terkait sampah juga dihadapi oleh masyarakat di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. Proses pengolahan sampah yang telah berjalan selama ini dilakukan dengan tidak benar sehingga menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Pengolahan sampah organik dan anorganik di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan mayoritas dilakukan dengan cara pembakaran. Apabila cara ini dilakukan secara berkepanjangan maka, akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi mengenai tata cara pengelolaan sampah rumah tangga secara baik dan benar sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Metode yang diterapkan yaitu sosialisasi mengenai pengelolaan dan pengolahan sampah dilanjutkan dengan serangkaian program yaitu penerapan sistem bank sampah dengan tepat, melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik, serta mengolah sampah menjadi barang bernilai guna lebih seperti ekoenzim dan kompos sederhana melalui biopori. Pendekatan dilakukan melalui sosialisasi terkait pengelolaan sampah dan optimalisasi bank sampah melibatkan peran dari Dinas Lingkungan Hidup Karanganyar. Selain itu, kegiatan penyuluhan-penyuluhan dilakukan untuk memberikan edukasi praktik pembuatan ekoenzim dan biopori dengan memanfaatkan sampah rumah tangga. Praktik pembuatan ekoenzim dan biopori dilakukan dengan melibatkan masyarakat di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan. Hasil dari kegiatan ini adalah produk pemanfaatan sampah organik berupa ekoenzim dan pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian. Selain itu, sebagai upaya untuk mengoptimalisasi kinerja bank sampah dibentuk SK (Surat Keterangan) pendirian bank sampah.
Representation of tawhid values in the WhatsApp channel 'daily islamic' Mohammad Ali Danial; Nurrohmah, Aulia; Aini, Qurrotul
The Journal of Religion and Communication Studies Vol. 3 No. 1: (February) 2026
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jorcs.v3i1.2026.2685

Abstract

Background: The development of social media has changed the landscape of Islamic preaching from physical spaces to more interactive and dynamic digital spaces. This phenomenon presents opportunities for strengthening Islamic spirituality, particularly the values of tawhid, through media that are close to the lives of the younger generation. However, studies on the representation of tawhid values in digital preaching, especially on instant messaging platforms such as WhatsApp, are still rare. This study aims to analyze how the Daily Islamic channel represents tauhid messages in its da'wah content, as well as how the style of delivery and audience reactions contribute to strengthening spiritual meaning in the context of modern life. Methods: This study uses a qualitative approach with content analysis and online observation methods. Data was obtained purposively from Daily Islamic posts during the period of September to October 2025, which contained text messages, reflective quotes, and Islamic visuals relevant to the value of tawhid. All data were documented in the form of screenshots and analyzed inductively through the three main dimensions of tauhid, namely rubūbiyyah, ulūhiyyah, and asmā’ wa ṣifāt. The analysis was carried out by examining the message structure, diction, style of language, and audience responses to interpret the theological and spiritual meanings that emerged. Findings: The Daily Islamic channel presents a representation of tawhid that is not only theoretical but also practical through messages about gratitude, patience, trust in God, and prayer. These messages are communicated in a warm, reflective, and empathetic style that awakens the spiritual awareness of the audience to connect every event in life with God's plan. The positive reaction of the audience shows that an empathetic communicative approach is able to bridge theological values with the emotional needs of the digital generation. Conclusion: Digital da'wah through the Daily Islamic channel serves as a medium for shaping contextual and inspirational awareness of tawhid, presenting Islamic spirituality that is close to the psychological reality of modern society. Novelty/Originality of this article: This study offers a new perspective on digital da'wah based on the values of tawhid by focusing its analysis on religious messages on the WhatsApp platform, a communication space that is rarely studied but has great potential in shaping the spirituality of the younger generation.