Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Budidaya Sayuran dengan Lahan Terbatas dan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan di Kelurahan Panjer, Kebumen Suryandari, Kartika Chrysti; Fadilla, Faiza; Nugroho, Robbi Rizqi; Antika, Ristha Gheaza; Rosa, Nabila De La; Nugroho, Nasywa Anindya Puspita; Camalia, Andhiena Rizka; Auranissa, Nimasayu; Roudhoh, Emmi Lutfiatur; Mariska, Than Alien; Adillia, Faathira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 5 (2024): JPMII - Oktober 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.552

Abstract

Lahan merupakan salah satu aspek penting dalam bidang pertanian. Tingginya tingkat kepadatan penduduk menyebabkan lahan pekarangan yang dimiliki oleh setiap rumah menjadi sangat terbatas.  Wilayah Desa Panjer, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen merupakan salah satu wilayah semi-perkotaan dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi sehingga masyarakat desa ini memiliki lahan pekarangan yang terbatas. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS dengan tujuan untuk mengatasi hambatan yang muncul dari terbatasnya lahan pekarangan yang dimiliki oleh masyarakat Desa Panjer. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan tentang pemanfaatan lahan terbatas untuk budidaya tanaman sayur serta penerapan teknologi pertanian yang ramah lingkungan. Peserta dari kegiatan ini adalah perwakilan dari masing-masing RW di Desa Panjer serta beberapa tokoh masyarakat. Kegiatan yang dilakukan telah memberikan manfaat bagi peserta kegiatan melalui pengenalan dan pelatihan yang diberikan. Penggunaan teknologi pertanian yang ramah lingkungan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hasil kegiatan terlihat dari keaktifan peserta sosialisasi melalui sesi tanya jawab serta penerapan secara langsung dari ilmu yang didapatkan. Kegiatan ini telah berhasil memberikan hasil yang positif bagi masyarakat di Desa Panjer. Keberlanjutan program ini akan terus dipantau untuk memastikan manfaat yang dirasakan dapat bertahan dalam jangka panjang.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III SD Mariska, Than Alien; Chamdani, Muhammad
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.103130

Abstract

Hasil belajar merupakan output dari proses pembelajaran yang ditinjau melalui aspek kognitif peserta didik. Model Project Based Learning (PJBL) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif siswa melalui penyelesaian proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model PJBL serta menganalisis peningkatannya terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan subjek 15 siswa kelas III SD Negeri 6 Panjer. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes berupa observasi dan teknik tes berupa tes evaluasi. Teknik uji validitas data menggunakan teknik trianguasi data dengan menggabungkan data dari berbagai sumber. Teknik analisis data pada penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tahapan implementasi PJBL meliputi: (1) menentukan pertanyaan mendasar; (2) merancang perencanaan proyek; (3) menyusun jadwal pelaksanaan; (4) memonitor kemajuan proyek; (5) mengevaluasi hasil proyek; dan (6) melakukan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja guru dan siswa di setiap siklus. Observasi terhadap guru meningkat dari 68,71% (siklus I) menjadi 82,78% (siklus II), dan 92,38% (siklus III). Observasi terhadap siswa menunjukkan peningkatan dari 71,06% (siklus I) menjadi 84,76% (siklus II), dan 94,22% (siklus III). Persentase ketuntasan hasil belajar siswa juga meningkat dari 43,33% (siklus I), menjadi 67,16% (siklus II), dan mencapai 90% pada siklus III. Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD.