Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENTINGNYA LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DISEKOLAH DASAR TERHADAP PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK kontesa, kamelia; Leni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Landasan kemajuan suatu bangsa terletak pada standar pendidikan yang tinggi, di mana guru memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan anak-anak secara intelektual, keterampilan, emosional, moral, dan spiritual. Berbagai tantangan yang dihadapi siswa di sekolah, terutama di tingkat sekolah dasar, dapat mengganggu perkembangan karakter dan kemampuan mereka. Masalah-masalah ini meliputi kurangnya motivasi untuk belajar, ketidakstabilan mental, penindasan, kesulitan dalam membangun hubungan sosial, dan banyak lagi. Di tingkat sekolah dasar, bimbingan konseling memiliki peran yang krusial dalam membantu anak-anak mengatasi masalah-masalah ini. Tujuan dari bimbingan dan konseling adalah untuk membantu klien mengembangkan potensi diri, memahami diri mereka, dan mengantisipasi masalah sebelum muncul. Namun, karena beban kerja guru yang berat dan kurangnya layanan khusus untuk siswa, pelaksanaannya seringkali tidak berjalan dengan baik. Buku, jurnal, dan artikel hanyalah sebagian kecil dari sumber literatur yang dirangkum melalui pendekatan penelitian kepustakaan. Di sekolah dasar, bimbingan dan konseling menyediakan program serta layanan khusus untuk membantu anak-anak dalam mengatasi masalah pribadi, sosial, dan akademik. Partisipasi orang tua dapat ditingkatkan untuk mendukung pendidikan anak di sekolah melalui pendekatan kunjungan rumah. Oleh karena itu, layanan konseling dan bimbingan di sekolah dasar sangat penting untuk mendorong perkembangan anak secara menyeluruh. Untuk memberikan kesempatan terbaik kepada anak-anak dalam mengatasi hambatan perkembangan mereka, perlu dilakukan upaya yang lebih besar untuk meningkatkan cara penerapan layanan bimbingan dan konseling.