Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembiayaan Murabahah Terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro Anggota Bmt Maslahah Kc Panggungrejo Kota Pasuruan: Analisis Regresi Sederhana Menggunakan Software Jasp Muchammad Toha
Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober: Inisiatif : Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/inisiatif.v4i4.5280

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of murabahah financing on the growth of micro-enterprises within the BMT Maslahah branch of Panggungrejo, Pasuruan City, as measured by asset and turnover indicators. This research is based on the important role of Islamic microfinance institutions in providing capital to small businesses amidst the limitations of conventional financial institutions. The method used is a quantitative approach with a simple linear regression model using JASP software. Primary data were collected through questionnaires distributed to 72 murabahah financing recipients, and secondary data were obtained from BMT internal reports. The results indicate that murabahah financing has a positive and significant effect on micro-enterprise growth, with a regression coefficient of 0.983 and a significance level of p <0.001. The coefficient of determination (R²) of 0.645 indicates that 64.5% of the variation in business growth can be explained by murabahah financing. These findings demonstrate that murabahah functions not only as a funding tool but also as a way to stimulate the economy based on Islamic principles.
Modernisasi Islam Dalam Fiqih Alfin Camelia; Muhammad Muizzuddin; Muchammad Toha
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1013

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep modernisasi fikih sebagai upaya untuk mempertahankan relevansi hukum Islam dalam merespons perkembangan sosial, teknologi, dan ekonomi kontemporer. Fikih, sebagai produk ijtihad manusia yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, memiliki karakter yang dinamis dan adaptif sehingga memungkinkan terjadinya pembaruan hukum tanpa mengubah prinsip-prinsip fundamental ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menganalisis literatur hukum Islam klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan ijtihad, maqāṣid al-sharī‘ah, dan maṣlaḥah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi fikih bertumpu pada penguatan pendekatan metodologis seperti ijtihad kolektif, penalaran yang berorientasi pada maqāṣid, serta penafsiran kontekstual terhadap teks-teks keagamaan. Pendekatan-pendekatan tersebut memungkinkan hukum Islam menjawab persoalan-persoalan modern, termasuk digitalisasi ekonomi, kemajuan teknologi, dan perubahan sosial, dengan tetap menjaga nilai keadilan dan kemaslahatan umum. Dengan demikian, modernisasi fikih bukanlah penyimpangan dari prinsip-prinsip Islam, melainkan suatu kontekstualisasi yang diperlukan agar hukum Islam tetap fungsional, responsif, dan aplikatif dalam masyarakat modern. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus hukum Islam kontemporer dengan menegaskan pentingnya fikih yang adaptif dan berorientasi pada kemaslahatan di era modern.