Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Latihan Aerobik terhadap Peningkatan VO₂ Max Personel PKP-PK Azka Naufal Qaedi; Rahmawati Sukra; Wahyu dwi Agustini
MANAJEMEN Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : MANAJEMEN (Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan)
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/raddne92

Abstract

This study aims to analyze the impact of aerobic exercise on the improvement of VO₂ Max in PKP-PK personnel at Halim Perdanakusuma Airport. Physical fitness, particularly VO₂ Max, is a crucial factor in supporting the readiness of PKP-PK personnel to handle emergency situations. Aerobic exercises, including activities such as jogging, aerobics, and cycling, were selected as a method to enhance cardiovascular fitness. The results indicate that aerobic exercise has a positive impact on increasing VO₂ Max, although there are challenges in maintaining consistent exercise due to duty schedules, weather conditions, and personnel motivation. Based on interviews and observations, it was concluded that structured aerobic exercise can enhance the physical endurance of PKP-PK personnel, which is vital to support their performance in emergency tasks. Therefore, it is recommended to improve education, training facilities, and more regular scheduling to optimize the benefits of aerobic exercise.
Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug) Ika Endrawijaya; Wahyu Dwi Agustini; Wahyu Jati Utama, Risqi
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i1.65

Abstract

Bandar Udara Budiarto memiliki runway, taxiway, dan apron dengan perkerasan lentur (flexible) dan PCN 37 F/C/X/T. Perkerasan lentur bersifat elastis, dalam hal ini aspal, sementara perkerasan rigid menggunakan beton dan memiliki sifat yang lebih kaku. Dengan peningkatan pergerakan pesawat, evaluasi kondisi perkerasan runway menggunakan Pavement Condition Index (PCI) diperlukan untuk menentukan tingkat kondisi permukaan perkerasan. PCI adalah pengujian visual yang membantu dalam pemeliharaan dan perbaikan perkerasan jika diperlukan. Hasil dari survey PCI Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto bernilai sebesar 99.10 termasuk dalam kategori “baik”, menunjukkan bahwa permukaan perkerasan runway masih dalam kondisi baik secara fungsional. Serta dalam pengujian menggunakan peralatan Super Heavy Weight Deflectometer (HWD) pada Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto yang memperoleh data defleksi secara keseluruhan pada centerline, tiga meter sisi kiri dan tiga meter sisi kanan landas pacu sehingga dapat melakukan evaluasi yang memperoleh data Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI). Sehingga dari data Pavement Condition Index, Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI) dapat diperoleh Rekomendasi penanganan pada landas pacu Budiarto yaitu “Pemeliharaan Rutin dan Rehab Mayor pada titik tertentu”