Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Impact of Western Colonization on Islamic Countries: An Analysis of the Struggle for Independence Hartinawanti, Hartinawanti; Bakar, Anwar Abu; Mayani, Mayani; Saputra, Muh. Ade; Rahmawati, Rahmawati
ALSYS Vol 5 No 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i6.7907

Abstract

Western colonization of Islamic countries produced complex and interwoven transformations across political, economic, social, and cultural domains. This article presents a comprehensive literature review to analyze the multidimensional impacts of colonial rule, highlighting how colonization facilitated resource exploitation, dismantled indigenous governance structures, and imposed foreign legal systems that continue to shape post-colonial economic dependencies. Socially, colonial administrations restructured educational systems by introducing Western curricula, institutionalizing colonial languages, and advancing cultural Westernization. Despite these systemic changes, Islam remained a central force of ideological resilience, offering moral legitimacy and organizational frameworks for anti-colonial resistance. The religion served as both a unifying identity and a source of mobilization against colonial domination. Case studies illustrate the varied expressions of Islamic resistance: in Indonesia and Algeria, Islamic discourse legitimized jihad and armed struggle; in Egypt, it fostered reformist and political movements such as the Muslim Brotherhood; and in the Indian subcontinent, it constituted a foundational element in the political advocacy for the establishment of Pakistan. These cases underscore Islam’s contextual adaptability and its capacity to generate diverse responses to colonial challenges. The study contributes to a deeper understanding of the enduring socio-political and ideological legacies of colonialism in Islamic societies.
Jiwa (Al-Nafs) dalam Perspeltif Pemikiran Islam Bakar, Anwar Abu; Aderus, Andi; Santalia, Indo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5943

Abstract

Jihad Al-nafs adalah perjuangan sungguh-sungguh melawan keinginan buruk,amarah, imajinasi negatif dan hawa nafsu agar jiwa tunduk pada akal da iman demi ketaatan kepada Allah, toko penting dalam hal ini ialah Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulum Al-Din dan Ibn Qayyim dalam Zad Al-Ma’ad mengkategorikannya sebagai jihad fundamental bahkan yang paling utama. Inm Qayyim membaginya menjadi empat; jihad melawan diri (al-nafs), melawan syaitan, melawan orang kafir/munafik dan melawan kezaliman /kemungkaran. Metode yang dilakukan dengan pengendalian diri (sedikit makan,tidur, bicara) kesabaran mempelajari agama, mengamalkan ilmu dan berdakwah serta bisa membentuk jihad fisik (perang) ketika diperlukan membela agama dan kaum tertindas. Tujuannya ialah membersihkan jiwa (tazkiyah nafs), menegakkan agama Allah, memperoleh rahmat surga serta membangun sistem islam secara menyeluruh. Jihad ini bersifat universal dan berkelanjutan, tidak terbatas waktu dan tempat serta esensial bagi kesempurnaan individu Muslim.