Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Nurses in Patient Safety Culture Implementation in the Neonatal and Pediatric Care Intensive Unit Anugrahsari, Santi; Yulianti, Elys; Teterissa, Shirley Eleonora Gusmariny; Kusumaningrum, Dietha; Desra, Safira Cantika; Sumidjatun, Sumidjatun
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7296

Abstract

Patient safety culture plays a vital role in improving the quality of health services, especially in the Neonatal and Pediatric Intensive Care Unit that serves critically ill patients. Evaluation of patient safety culture in NICU and PICU nurses at RSUD X is essential to understand the extent of compliance and challenges in its implementation. This study analyzed patient safety culture in the NICU and PICU of RSUD X from the perspective of nurses using the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC) version 2.0, developed by the Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ). This study used a descriptive cross-sectional design involving 52 nurses. Data were collected by filling out the HSOPSC AHRQ 2.0 questionnaire, which consisted of 12 composites that described different aspects of patient safety culture. The HSOPSC 2.0 (AHRQ) instrument was used because its validity and reliability have been tested in measuring patient safety culture globally. The data were analyzed descriptively to identify the dimensions with the highest and lowest values. The survey results suggested that the patient safety culture in nurses working in the NICU and PICU had several strong aspects, including teamwork (77.54%), communication about errors (72.43%), and managerial support (71.15%). However, other elements must be considered more intensively, which are responses to errors (56.24%) and staffing (42.9%). Although the patient safety culture in the NICU and PICU of RSUD X has proven good in some aspects, improvement in incident reporting and workload management is required.
Determinan Yang Berhubungan Persepsi Perawat Terhadap Kepatuhan Penyuntikan Yang Aman dan Pencegahan Pajanan Benda Tajam di Rawat Inap RSAL Dr. Mintohardjo 2024 Rajagukguk, Riamayanti; Suratmi, Tri; Sumidjatun, Sumidjatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8334

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam dirawat inap RSAL dr.Mintohardjo tahun 2024. Data yang dianalisis menggunakan 150 sampel perawat yang mereprensentasikan populasi yang diambil secara random. Menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Instrumen penelitian dikonstruksi oleh peneliti sendiri dan telah dilakukan uji validitas dan reliabiltas. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan, tidak ada hubungan karakteristik individu dengan persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam di rawat inap RSAL dr.Mintohardjo. Motivasi perawat berhubungan dengan persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam dengan P-value = 0,000 ≤ α (0,05). Pelatihan yang dilaksanakan berhubungan dengan persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam dengan P-value = 0,000 ≤ α (0,05), dan menjadi variable yang dominan berhubungan dengan kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan benda tajam dengan nilai OR= 16,905. Artinya, semakin intens menerima pelatihan tentang pencegahan terjadinya infeksi pada pasien terhadap Penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam, para perawat akan lebih patuh sebesar 16 kali, dibandingkan jika tidak dilaksanakan pelatihan. Kata Kunci : Kepatuhan, Motivasi, Pelatihan terhadap Penyuntikan yang Aman dan Pencegahan Pajanan Benda Tajam