Aulia, Nur Shinta Rahma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRINSIP AHLUSUNNAH WAL JAMA’AH DALAM TASAWUF DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Ula, Masfiyatul; Aulia, Nur Shinta Rahma; Kusno, Moh
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 9 No. 2 (2025): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas prinsip-prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam tasawuf dan relevansinya terhadap pendidikan Islam. Dengan metode studi kepustakaan, ditemukan bahwa nilai-nilai Aswaja seperti moderat, seimbang, adil, dan toleran menjadi dasar tasawuf yang fokus pada pembentukan akhlak dan spiritualitas. Dalam konteks pendidikan Islam, tasawuf membantu membentuk karakter, memperkuat nilai moral-spiritual, dan mengatasi krisis etika. Pendidikan sufistik menekankan transformasi kepribadian, keteladanan guru, serta adab dalam relasi murid dan pendidik. Kesimpulannya, tasawuf berbasis Aswaja relevan untuk diintegrasikan dalam pendidikan Islam guna mencetak manusia yang berilmu, berakhlak, dan spiritual. Abstract This study explores the principles of Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) in Sufism and their relevance to Islamic education. Using a literature review method, it finds that Aswaja values—such as moderation, balance, justice, and tolerance—form the foundation of Sufism focused on character building and spiritual development. In Islamic education, Sufism contributes to shaping student character, reinforcing moral and spiritual values, and addressing ethical crises. Sufi education emphasizes personal transformation, teacher role modeling, and respectful student-teacher relationships. The study concludes that Aswaja-based Sufi values are highly relevant to be integrated into Islamic education to develop knowledgeable, ethical, and spiritually grounded individuals.
PRINSIP AHLUSUNNAH WAL JAMA’AH DALAM TASAWUF DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Ula, Masfiyatul; Aulia, Nur Shinta Rahma; Kusno, Moh
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 9 No. 2 (2025): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas prinsip-prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam tasawuf dan relevansinya terhadap pendidikan Islam. Dengan metode studi kepustakaan, ditemukan bahwa nilai-nilai Aswaja seperti moderat, seimbang, adil, dan toleran menjadi dasar tasawuf yang fokus pada pembentukan akhlak dan spiritualitas. Dalam konteks pendidikan Islam, tasawuf membantu membentuk karakter, memperkuat nilai moral-spiritual, dan mengatasi krisis etika. Pendidikan sufistik menekankan transformasi kepribadian, keteladanan guru, serta adab dalam relasi murid dan pendidik. Kesimpulannya, tasawuf berbasis Aswaja relevan untuk diintegrasikan dalam pendidikan Islam guna mencetak manusia yang berilmu, berakhlak, dan spiritual. Abstract This study explores the principles of Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) in Sufism and their relevance to Islamic education. Using a literature review method, it finds that Aswaja values—such as moderation, balance, justice, and tolerance—form the foundation of Sufism focused on character building and spiritual development. In Islamic education, Sufism contributes to shaping student character, reinforcing moral and spiritual values, and addressing ethical crises. Sufi education emphasizes personal transformation, teacher role modeling, and respectful student-teacher relationships. The study concludes that Aswaja-based Sufi values are highly relevant to be integrated into Islamic education to develop knowledgeable, ethical, and spiritually grounded individuals.