Galuh Helen
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Program Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri Dukuh 02 Salatiga Menggunakan Model CIPP Galuh Helen; Endang Indarini
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4012

Abstract

Abstract This study describes the Implementation, Obstacles and Challenges as well as the Recommendations of the School Literacy Movement Program at Dukuh 02 Public Elementary School, Salatiga. This study uses descriptive qualitative research using the CIPP model. Data collection techniques used through interviews, observations, and document studies conducted with supervisors, principals, teachers, and students. The results of the study indicate that the implementation of the School Literacy Movement Program has been running quite well with routine activities of 15-minute learning habits as pre-learning activities, the provision of reading corners, the use of digital books. However, several obstacles were still found such as limited digital access and low interest in reading in some students. The recommendation given is to have a daily journal that helps students to more easily understand the content of the reading. The results of the study show that all data collection instruments (Interviews, Observations, and Document Studies) have been validated with very valid criteria with a percentage value of 97%.  Abstrak Penelitian ini mendeskripsikan mengenai Implementasi, Hambatan dan Tantangan serta Hasil Rekomendasi dari Program Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri Dukuh 02 Salatiga. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan model CIPP. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang dilakukan terhadap pengawas, kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah sudah berjalan cukup baik dengan kegiatan rutin pembiasaan pembelajaran 15 menit sebagai kegiatan pra-pembelajaran, penyediaan pojok baca, penggunaan buku digital. Namun masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan akses digital dan rendahnya minat baca pada sebagian siswa. Rekomendasi yang diberikan yaitu dengan adanya jurnal harian yang membantu siswa untuk dapat lebih mudah memahami isi bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen pengumpulan data (Wawancara, Observasi, dan Studi Dokumen) telah tervalidasi dengan kriteria sangat valid dengan nilai persentase 97%.