Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Public Speaking dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Dalam Presentasi Bagi Siswa SMA Negeri 9 Maros Hasyim, Nasaruddin; Saleh, Sirajuddin; Nasrullah, Muh.; Asmansyah, Asmansyah; Nurfadila, Nurfadila
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan public speaking merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh setiap siswa, terutama dalam menghadapi tuntutan dunia pendidikan dan dunia kerja yang menekankan kemampuan komunikasi efektif. Pelatihan ini bertujuan untuk peningkatan kepercayaan diri siswa dalam melakukan presentasi di SMK Negeri 9 Maros. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa latihan public speaking secara rutin mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih berani berbicara di depan umum, mampu mengontrol rasa gugup, serta dapat menyampaikan ide dan pendapat dengan lebih terstruktur dan jelas. Dengan demikian, kegiatan public speaking dapat dijadikan salah satu strategi pembelajaran efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa, khususnya dalam konteks presentasi akademik maupun profesional.
The Influence of Human Resource Quantity on Service Quality Hasanah, Fikriyatul; Darwis, Muh.; Nasir, Nasir; Asmansyah, Asmansyah
Journal of Public Policy and Local Government (JPPLG) Volume 2, Issue 3, November 2025
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/gds24g69

Abstract

Globalization and the development of information technology require government agencies to improve public services as a whole so that people expect satisfactory service according to their rights as citizens. This study aims to analyze the influence of the quantity of human resources on the quality of service at the Tamalanrea District Office, Makassar City. The method used is a quantitative approach with data collection techniques in the form of questionnaire distribution, observation, and documentation. The study population was 59 employees with a sample of 51 respondents based on the Krejcie and Morgan tables. The data was analyzed using descriptive and inferential statistics processed with the help of SPSS and Microsoft Excel software. The findings of this study reveal that (1) the quantity of human resources is in the sufficient category, (2) the quality of service is in the good category, and (3) there is a significant influence between the quantity of human resources on the quality of service with a significance value of 0.000 with a Pearson Product Moment correlation of 0.525, which shows a moderate relationship (relative relation) between the quantity of human resources and the quality of service. The t-test results, with a magnitude of 4.315 greater than tcount > ttable 2.010, validate this finding, leading to its acceptance. The hypothesis indicates a significant influence between the quantity of human resources and the quality of service. The magnitude of the influence only reached 27.5% based on the value of the determination coefficient (R²), while the rest was influenced by other factors that were not specifically explained in this study.
Sharing Session Tentang Toxic Productivity Bagi Kesehatan Mental Himpunan Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Makassar Simanjuntak, Sri Yunita; Abdi, Fahmi Surya; Putri, Andi Rizka Eka; Tenriyola, Andi Putri; Asmansyah, Asmansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4024

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manfaat sharing session tentang toxic productivity bagi kesehatan mental himpunan mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran. Kegiatan ini dilakukan di Universitas Negeri Makassar, pada tanggal 31 Januari 2026, peserta kegiatan sharing session adalah himpunan mahasiswa Pendidikan administrasi perkantoran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sharing session yang dilakukan tentang toxic productivity terkait kesehatan mahasiwa pada tanggal 31 Januari 2026 memberikan dampak positif pada mahasiswa himpunan karena mahasiswa menyadari bahwa beberapa aktivitas yang mereka masih berlebihan dan tidak positif, sehingga dibutuhkan untuk mengelolah aktivitas lebih baik dan terstruktur lagi.
MANAJEMEN KURIKULUM SEKOLAH PENGGERAK: ANALISIS PERSPEKTIF POAC DI SD NEGERI 109 CAPPAGALUNG KABUPATEN SINJAI Muallim, Muallim; Asmansyah, Asmansyah
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan melalui Program Sekolah Penggerak menuntut manajemen kurikulum yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kurikulum di SD Negeri 109 Cappagalung melalui perspektif fungsional POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan manajemen kurikulum terlaksana secara sistematis dan optimal. Pada tahap Planning, sekolah menyusun KOSP secara partisipatif. Tahap Organizing menerapkan prinsip shared leadership dan team-based management berbasis fase perkembangan siswa. Tahap Actuating diwujudkan melalui pembelajaran berdiferensiasi dan integrasi teknologi digital yang masif. Tahap Controlling dilakukan melalui evaluasi rutin berkala dengan pendekatan formatif dan sumatif sebagai basis perbaikan berkelanjutan (feedback loop). Keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah ini didorong oleh sinergi kepemimpinan instruksional kepala sekolah, budaya kolaboratif guru dalam komunitas belajar, serta pemanfaatan teknologi yang terencana. Penelitian ini memberikan gambaran praktik terbaik (best practice) tata kelola kurikulum bagi institusi pendidikan dasar dalam ekosistem Sekolah Penggerak