Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Membaca Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Edukatif-Partisipatif di Dusun Manjalling, Desa Boddia Rahmi, Siti Fadilah; Niswaty, Risma; Saleh, Sirajuddin; Jamaluddin, Jamaluddin; Hasyim, Nasaruddin
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam mendukung perkembangan intelektual dan emosional anak. Namun, realitas di sejumlah wilayah pedesaan menunjukkan bahwa keterampilan ini belum berkembang optimal, salah satunya di Dusun Manjalling, Desa Boddia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak-anak melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan kognitif mereka. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyusunan media pembelajaran visual berupa video edukatif, dan pelaksanaan sesi belajar interaktif secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan keberanian anak-anak dalam mengenal huruf, mengeja, serta membaca kata-kata sederhana. Kendala utama yang ditemukan adalah kurangnya bahan bacaan dan minimnya pendampingan belajar dari orang tua di rumah. Meski demikian, kegiatan ini berhasil membangkitkan motivasi anak untuk belajar dan membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dasar. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah desa dan sekolah untuk menyediakan ruang belajar dan bahan bacaan yang memadai sebagai bagian dari upaya membentuk budaya literasi sejak dini.
Mengajarkan Anak Literasi dan Numerasi Dalam Rangka Mewujudkan Generasi Yang Cerdas dan Berintelektual Insani, Maulida Sri; Nasir, Nasir; Jamaluddin, Jamaluddin; Nasrullah, Muh.; Hasyim, Nasaruddin
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 1, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi pada anak-anak di lingkungan yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan. Literasi dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang mendasari penguasaan pengetahuan lanjutan, serta berperan penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, melibatkan sesi belajar interaktif, penggunaan media visual, serta stimulus berupa reward untuk meningkatkan motivasi anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 60% peserta menunjukkan perkembangan signifikan dalam kemampuan membaca dan berhitung, sementara sisanya masih memerlukan pendampingan lanjutan. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga mendorong penguatan aspek afektif seperti kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi anak. Temuan ini menegaskan urgensi penguatan literasi dan numerasi sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual.
Equitable Educational Infrastructure via Policy Execution and Stakeholder Involvement in Educational Institutions Hasyim, Nasaruddin
Journal of Public Policy and Local Government (JPPLG) Volume 2, Issue 2, July 2025
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/f0s08188

Abstract

Fair access to educational infrastructure continues to be a significant issue in numerous areas, especially in disadvantaged and under-resourced groups. This qualitative study examines the impact of education policy on the creation and allocation of school infrastructure, emphasizing the viewpoints of essential stakeholders such as educators, policymakers, and community leaders. The study reveals that although equitable rules are in place, their efficacy is significantly contingent upon context-specific implementation, stakeholder engagement, and local leadership. Participants identified obstacles that included bureaucratic impediments, insufficient consultation procedures, and the necessity for more inclusive planning. The results indicate that proactive community involvement and tailored policy frameworks are crucial for mitigating inequalities in infrastructure development. The report underscores the imperative for ongoing professional development for educators and administrators to effectively navigate policy contexts. This study contextualizes policy within the experiences of educational stakeholders, providing ideas for enhancing infrastructural equity and contributing to the dialogue on sustainable educational reform. The conclusions promote a more cohesive and inclusive methodology for policy formulation and implementation, harmonizing national strategies with local requirements.
Teacher Work Discipline at Vocational School of Applied Techno Aviation Makassar Ramadhani, Winda Hasrianita; Akib, Haedar; Hasyim, Nasaruddin
Pinisi Journal of Officers Review Volume 2, Issue 2, November 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/pjor.v2i2.9828

Abstract

This study aims to describe teachers’ work discipline at Makassar Applied Techno Aviation Vocational School. The research serves as a basis for strengthening teacher discipline to build a conducive learning environment and to assess teachers’ professionalism in carrying out their duties. Teacher discipline is closely linked to the quality of learning and character formation of students, making a deeper understanding of this aspect essential. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed through data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results show that teacher discipline at Makassar Applied Techno Aviation Vocational School varies across several indicators. First, compliance with regulations is considered less optimal. Some teachers are not consistently punctual or fail to conduct learning activities according to the set schedule. Attendance and adherence to school policies still require improvement. Second, awareness in performing duties is categorized as good. Teachers understand and carry out the main stages of teaching, including planning, implementation, and evaluation, in line with their professional responsibilities to educate, guide, train, assess, and evaluate students. Third, responsibility is also good. Teachers not only focus on academic aspects but also emphasize character education by strengthening social values. Lesson preparation, teaching implementation, and evaluation are conducted through structured modules and semester assessments. Fourth, exemplary behavior is rated good. Teachers act as role models by communicating politely, being fair and honest in grading, and inspiring students through shared experiences and morning assembly guidance.  
Perumusan Strategi Pengembangan Potensi Lintas Sektor Berbasis Konservasi dan Budaya di Kabupaten Tambrauw Iskandar, Didik; Purna, Zarni Adia; Akib, Haedar; Ismail, Ismail; Hasyim, Nasaruddin
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/pjcs.v2i2.10250

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan lintas sektor berbasis konservasi dan kearifan lokal. Kabupaten Tambrauw, yang dikenal sebagai kabupaten konservasi di Provinsi Papua Barat Daya, memiliki potensi besar di bidang pariwisata, kelautan, pertanian, dan kebudayaan yang saling berkaitan serta berperan penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Pendekatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu seminar awal, Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, serta analisis strategi menggunakan analisis SWOT.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengembangan potensi lintas sektor di Tambrauw menuntut sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, lembaga konservasi, dan akademisi. Melalui proses partisipatif, diperoleh sepuluh program strategis yang mencakup integrasi sektor pertanian, kelautan, pariwisata, kebudayaan, dan teknologi digital. Program unggulan seperti Jagung Laut Tambrauw, Penyu Protection Package, dan Tambrauw Smart Conservation menjadi contoh penerapan pembangunan berbasis konservasi yang mampu menghubungkan manfaat ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan rencana strategis lima tahun (2026–2030) yang menempatkan Tambrauw Integrated Brand dan Tambrauw Economic Corridor sebagai payung identitas dan jalur ekonomi daerah. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan lintas sektor merupakan langkah efektif dalam membangun model pembangunan berkelanjutan di wilayah konservasi. Sinergi antara ekonomi hijau, pelestarian budaya, dan transformasi digital menjadi fondasi penting bagi Tambrauw untuk mewujudkan kemandirian daerah sekaligus mendukung visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Implementation of Digital Presence in Enforcing Employee Work Discipline at Perumdam Tirta Waesai Barru Naufal Nisphu Ramadhan; Sirajuddin Saleh; Hasyim, Nasaruddin
Pinisi Journal of Officers Review Volume 2, Issue 2, November 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital attendance system in enforcing employee work discipline at Perumdam Tirta Waesai Barru offers an effective solution to disciplinary and fraud problems that often occur in manual systems, with benefits such as increased transparency, administrative efficiency, and support for employee performance. This study aims to determine the implementation of digital attendance in enforcing employee work discipline at Perumdam Tirta Waesai Barru. The research is qualitative, using data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the implementation of digital attendance in enforcing employee work discipline at Perumdam Tirta Waesai Barru is running "well". This is shown in the communication indicator, the implementation of digital attendance, such as fingerprints, has improved employee work discipline by making it easier to track employee attendance and can help manage employee attendance more safely and efficiently, such as avoiding unauthorized access or data manipulation. Resource indicators, employees support the implementation of digital attendance to enforce work discipline because digital attendance provides accurate attendance records and cannot be manipulated. Disposition indicators, employee attitudes towards the implementation of digital presence are very positive and support and agree with the implementation of digital presence. Bureaucratic structure indicators show that digital presence implementation can significantly improve time efficiency and employee discipline, leading to a better work environment and discipline. Effective digital presence implementation can be achieved by following the rules (SOPs) and policy mechanisms for digital presence implementation.    
Public Speaking dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Dalam Presentasi Bagi Siswa SMA Negeri 9 Maros Hasyim, Nasaruddin; Saleh, Sirajuddin; Nasrullah, Muh.; Asmansyah, Asmansyah; Nurfadila, Nurfadila
Pinisi Journal of Community Service Volume 2, Nomor 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan public speaking merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh setiap siswa, terutama dalam menghadapi tuntutan dunia pendidikan dan dunia kerja yang menekankan kemampuan komunikasi efektif. Pelatihan ini bertujuan untuk peningkatan kepercayaan diri siswa dalam melakukan presentasi di SMK Negeri 9 Maros. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa latihan public speaking secara rutin mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih berani berbicara di depan umum, mampu mengontrol rasa gugup, serta dapat menyampaikan ide dan pendapat dengan lebih terstruktur dan jelas. Dengan demikian, kegiatan public speaking dapat dijadikan salah satu strategi pembelajaran efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa, khususnya dalam konteks presentasi akademik maupun profesional.