Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen dan Sistem Operasional Lembaga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) - BAZNAS di Kabupaten Tulungagung dalam Perspektif Syariah Ari Pratama, Yoga; Faiqoh, Elok; Agus Alfiyan Nur Ahmada, Muhamad; Huda, Qomarul; Mashudi, Mashudi
Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrpe.v10i2.12485

Abstract

This study aims to analyze the management and operational system of the Zakat Collection Unit (UPZ) of BAZNAS Tulungagung Regency from a sharia perspective. The UPZ plays a crucial role as an extension of BAZNAS in collecting, distributing, and utilizing zakat funds at the regional level. The research employed a descriptive qualitative method with a literature study approach focusing on institutional analysis and zakat governance based on sharia principles. This approach was chosen because it allows the researcher to explore contextual cause-and-effect relationships and gain a comprehensive understanding of zakat management practices through relevant written sources. Data were obtained from a literature review consisting of ten national and international scientific journals discussing zakat governance, sharia compliance, and Islamic philanthropy management; five major reference books on zakat management and Islamic economics; three official documents from BAZNAS and government regulations, including operational guidelines and annual reports of zakat institutions; and two religious fatwas and sharia guidelines related to zakat fund management and the role of UPZ. The data were analyzed using a descriptive-analytical technique, involving classification, comparison, and synthesis of information from various references to obtain a holistic understanding. The analysis focused on four key aspects: the institutional concept of UPZ, the application of sharia principles in zakat management, the regulatory framework, and the implementation of operational management at the regional level. The findings reveal that structurally, the UPZ of BAZNAS Tulungagung Regency has established an organized management system encompassing planning, implementation, and supervision functions in accordance with BAZNAS guidelines. The application of sharia principles such as trustworthiness (amanah), justice (adl), and accountability has been reflected in the institution’s governance, although challenges remain in terms of transparency, human resource competence, and digital optimization of zakat management systems. This study contributes both conceptually and practically to strengthening sharia-based zakat governance that is professional, transparent, and trustworthy, and it serves as a reference for zakat management institutions in developing effective and accountable zakat systems oriented toward social welfare in line with maqasid al-shariah.  
Edukasi Nilai Syariah Untuk Transformasi Perilaku Transaksi Digital: Peran Platform Satupay Pada Mahasiswa UIN Satu Tulungagung Ari Pratama, Yoga
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v7i1.55958

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ekonomi syariah digital mahasiswa UIN SATU Tulungagung melalui edukasi dan pendampingan penggunaan Platform Satupay. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai syariah yang mendasari penggunaan platform keuangan digital, yang selama ini dipersepsikan sebatas alat transaksi administratif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, dengan metode observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, pelatihan konseptual, simulasi praktik, serta evaluasi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip ekonomi syariah, seperti penghindaran riba, transparansi (gharar), dan keadilan dalam transaksi digital. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih kritis dan komitmen untuk menerapkan serta mendiseminasikan praktik keuangan syariah digital di lingkungan akademik. Kegiatan ini berkontribusi dalam membangun kesadaran berkelanjutan dan memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah digital di perguruan tinggi.