Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERBANDINGAN ANTARA MODEL ATURAN LEPASAN BERDASARKAN TAMPUNGAN DAN MODEL RULE CURVE UNTUK WADUK PENGGA soetopo, widandi; Limantara, Lily Montarcih; Suhardjono, Suhardjono; Andawayanti, Ussy; Lufira, Rahmah Dara; Huda, Qomarul; Anwar, Syamsul
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1610.801 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini untuk membandingkan an­ta­ra 2 alternatif aturan operasi waduk Pengga dalam mengatur debit lepasan guna memenuhi kebutuhan sepanjang tahun.  Waduk Pengga beroperasi dengan periode ½ bulanan.  Ada 2 alternatif yang disarankan untuk waduk Pengga, yaitu (1) aturan lepasan yang berdasarkan status tampungan waduk pada awal periode operasi, dan (2) rule curve sebagai batas bawah tampungan wa­duk pada setiap periode operasi.  A­tur­an operasi lepasan waduk dari masing-masing alternatif di­op­timasi untuk me­ning­kat­kan kinerjanya sampai mencapai batas maksimum, lalu dilakukan perbandingan antara kedua alternatif tersebut.  Sebelum dilakukan optimasi, dilakukan revisi terhadap struktur daripada ma­sing-masing aturan operasi untuk meningkatkan potensi perbaikan kinerja da­lam optimasi.  Pada aturan lepasan berdasarkan tampungan, revisi struktur di­pu­sat­kan pada peningkatan jumlah grid tampungan, sementara juga dicoba alternatif bentuk garis lepasan yang kontinyu disamping bentuk diskrit.  Sedangkan pada rule curve, re­vi­si struktur dipusatkan pada penambahan kurva-kurva sebagai batas bawah pelepasan bertingkat.  Untuk melakukan optimasi di­gu­nakan prosedur Evolutionary Solver yang ada pa­da perangkat Add-Ins Solver dari MS-Excel 2010.Kata kunci: aturan lepasan, status tampungan, rule curve. Abstract : This research is the comparison of two alternatives of operating rule of the Pengga Reservoir for regulating the releases to fulfill the annual water demand.  The Pengga Reservoir operate in half-month periods.  Two alternatives being proposed for the release operating rule of Pengga Reservoir, (1) the release rule based on the reservoir storage state at the beginning of operating period, and (2) the Rule Curve as the lower boundary of reservoir storage at every operating period.  The reservoir release operating rule of each alternative is optimized to improve its performance until attain the maximum limit, then the comparison is conducted between the two alternatives.  Before the optimization, structural revisions are done on each operating rule to enhance the potency of performance improvement in the optimization.  In the Release Rule based on storage, the revisions are focused on the expansion of number of storage grid, beside also the  trial shape of continuous release line instead of discrete.  As for the Rule Curve, the revisions are focused on the additional curves as the lower bounds of stepped release.  The undertaking of this optimization study will use the Evolutionary Solver procedure in Add-Ins Solver package of the MS-Excel 2010.Keywords: release rule, storage state, rule curve.
ANALISIS KESESUAIAN HARAPAN DAN PERSEPSI ATAS KUALITAS LAYANAN (SERVICE QUALITY) PADA BANK UMUM SYARIAH DI TULUNGAGUNG Huda, Qomarul; Subagiyo, Rokhmat
Jurnal Ekonomi Modernisasi Vol. 11 No. 1 (2015): Februari
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.159 KB) | DOI: 10.21067/jem.v11i1.866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa tangibles ( bukti fisik); (2) tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa reliability (kehandalan); (3) tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa responsiveness (keikutsertaan); (4) tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa assurance (jaminan & kepastian); dan (5) tingkat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa empathy (empati) pada bank umum syariah di kabupaten tulungagung.Sampel adalah nasabah simpanan yang pernah menggunakan layanan pada perbankan syariah di bank umum syariah di kabupaten Tulungagung dan pernah datang ke kantor layanan bank umum syariah minimal tiga (3) kali 3 bulan terakhir. Teknik analisis yang dipakai adalah analisis Tes Rangking-Bertanda Wilcoxon agar mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan antara pasangan-pasangan data ordinal dari dua (2) buah sampel yang berhubungan. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas.Hasil penelitian menunjukkan:  (1) hasil uji tes rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa tangibles (bukti fisik) terdapat kesenjangan antara persepsi dan harapan nasabah pada bank umum syariah di tulungagung; (2) hasil uji rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan antara persepsi dan harapan nasabah atas kualitas pelayanan berupa kehandalan (reliability) tidak ada kesesuaian antara persepsi dan harapan nasabah pada bank umum syariah di tulungagung,: (3) setelah data diuji rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan yang diujikan antara persepsi dan harapan pada variabel daya tanggap/keikutsertaanada kesenjangan (tidak ada kesesuaian); (4) hasil data diuji rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan yang diujikan antara persepsi dan harapan pada variabel jaminan dan kepastian atau assurance, telah sesuai dan  (5) hasil uji rangking-bertanda wilcoxon untuk data berpasangan menunjukkan bahwa pegawai bank umum syariah dalam berkomunikasi telah berjalan dengan baik, dapat memahami kebutuhan khusus nasabah dan mudah dihubungi.
E-Commerce Dan Tanggung Jawab Sosial: Merangkul Sustainability Business Dalam Etika Bisnis Islam (Studi Multisitus Pada Zaidan Mall Dan Delfybroscantik) Ryantina Julia Viva; Mashudi Mashudi; Qomarul Huda
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 7, No 02 (2023): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v7i02.4619

Abstract

Seiring perkembangan zaman jual beli banyak dilakukan pada platform e-commerce, maka dari itu menjadi peluang bagi penjual dalam memasarkan produknya. Penggunaan platform e-commerce seperti Shopee dan tiktok menjadi strategi agara bisnis bekerlanjutan. Namun pada realitanya banyak ditemui penjual yang tidak beretika dalam melakukan transaksi jual beli dan merugikan salah. satau pihak. Maka dari itu tujuan penulisan ini yakni untuk menganalisis dan mengkaji pemasaran pada e-commerce dan tanggung jawab sosial dengan merangkul sustainability business dalam paradigma bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis multisitus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yakni  pengunaan e-commerce pada Zaidan Mall belum sesuai dengan prinsip etika bisnis Islam seperti sidiq, amanah, fathanah dan tabligh pada unsur produk dan proses. Keberlanjutan bisnis pada planet juga belum diterapkan pada Zaidan Mall. Sedangkan bisnis Delfybroscantik penggunaan e-commerce dan sustainability business seluruhnya sesuai etika bisnis Islam 
E-Commerce Dan Tanggung Jawab Sosial: Merangkul Sustainability Business Dalam Etika Bisnis Islam (Studi Multisitus Pada Zaidan Mall Dan Delfybroscantik) Ryantina Julia Viva; Mashudi Mashudi; Qomarul Huda
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 02 (2023): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v7i02.4619

Abstract

Seiring perkembangan zaman jual beli banyak dilakukan pada platform e-commerce, maka dari itu menjadi peluang bagi penjual dalam memasarkan produknya. Penggunaan platform e-commerce seperti Shopee dan tiktok menjadi strategi agara bisnis bekerlanjutan. Namun pada realitanya banyak ditemui penjual yang tidak beretika dalam melakukan transaksi jual beli dan merugikan salah. satau pihak. Maka dari itu tujuan penulisan ini yakni untuk menganalisis dan mengkaji pemasaran pada e-commerce dan tanggung jawab sosial dengan merangkul sustainability business dalam paradigma bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis multisitus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yakni  pengunaan e-commerce pada Zaidan Mall belum sesuai dengan prinsip etika bisnis Islam seperti sidiq, amanah, fathanah dan tabligh pada unsur produk dan proses. Keberlanjutan bisnis pada planet juga belum diterapkan pada Zaidan Mall. Sedangkan bisnis Delfybroscantik penggunaan e-commerce dan sustainability business seluruhnya sesuai etika bisnis Islam 
PROTOTYPE SISTEM ABSENSI MENGGUNAKAN RFID BERBASIS IOT Huda, Qomarul; Fahmi, Hairul; Pardiansyah, Ahmad S.
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol 1 No 1 (2022): januari : Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.791 KB) | DOI: 10.55606/jupikom.v1i1.263

Abstract

Dalam proses perkuliahan yang dilaksanakan di STMIK Lombok terdapat kategori penilaian, baik penilaian kinerja maupun kedisiplinan Dosen dan Mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan di dalam kelas. Pada penelitian yang dilakukan, peneliti menerapkan metode penelitian dalam mengkaji permasalahan yang ditemukan. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, studi pustaka dan wawancara dan metode perancangan menggunakan Research & Development (R&D) dalam merancang prototype sistem absensi menggunakan RFID berbasis IOT. Alat absensi menggunakan RFID dibuat menggunakan ESP8266 sebagai pengontrol dan RFID Reader sebagai pembaca RFID tag atau kartu. Alat absensi dikelompokkan berdasarkan ruangan sesuai dengan jadwal perkuliahan pada STMIK Lombok, pengiriman informasi absensi dari alat absensi ke database server melalui jaringan wireless dan ditampilkan pada sistem yang telah dibuat, data yang ditampilkan pada sistem berupa tanggal absen, informasi kuliah, kelas, jam-masuk, jam keluar, keterangan dan menit keterlambatan.
Program Innovation in the National Amil Zakat Management System: A Step Towards Enhancing the Welfare of Mustahik Rozi, Muhammad Fakrur; Mashudi; Qomarul Huda
Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/perisai.v8i1.1678

Abstract

The continued development of the ZIS management system which gave birth to new programs which are the result of the program innovations of each amil zakat institution is expected to be able to improve the welfare of mustahik in various fields. This study aims to find out the collection, distribution, utilization and reporting of zakat, infaq, alms (ZIS) funds at BAZNAS Tulungagung and NU Care-LAZISNU Tulungagung. This research method is qualitative with descriptive research type, data collection techniques with in-depth interviews, moderate participation observation and documentation, data analysis model of Miles and Huberman. Checking the validity of the data by extending observations, increasing persistence, triangulation and member checks. The results of this study are 1) collection at BAZNAS Tulungagung through UPZ, Bank Transfers, Counters/counters, by conducting outreach to agencies and social media Instagram Facebook and YouTube while NU Care- LAZISNU Tulungagung through the MWC, Twigs and congregation, bank transfers, zakat car, with socialization to congregations, and social media Instagram Facebook and WhatsApp groups. 2) Distribution of BAZNAS Tulungagung through education compensation programs, medicine for Islamic boarding schools, mass circumcision, house renovations, and Zakat Community Development (ZCD) for tourist villages while NU Care- LAZISNU Tulungagung through education care programs, free medical treatment, disaster response, mosque construction, programs wholesale. 3) Utilization of BAZNAS Tulungagung through a basic food distribution program for orphans totaling 1500 pcs each year, One Family One Bachelor scholarship (SKSS) at 4 universities in Tulungagung for underprivileged families, "fertile goat" farms of 50 goats in the area village of Besole, business capital for etek traders is 1 million rupiah, while NU Care-LAZISNU Tulungagung through the staple rice program for the poor, 550 free eyeglasses for mustahik in the education sector, 140 "integrated goat" farms in the village area pakisaji, business capital for small businesses or wholesalers of 2 million rupiah. 4) BAZNAS Tulungagung reporting through the BAZNAS Information Management System (SIMBA) and Instagram social media and the official website while NU Care-LAZISNU Tulungagung submits reports to BAZNAS Tulungagung, People's Welfare, Ministry of Religion and social media Instagram and Facebook and WhatsApp groups.
Overview Of The Implementation Of Profit Sharing System In Islamic Commercial Banks In Indonesia Pratiwi, Putri Hadiyanti; Nazulah, Laili Irfatun; Huda, Qomarul; Nurohman, Dede
IQTISHADUNA Vol. 15 No. 1 (2024): IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/iqtishaduna.v15i1.10298

Abstract

Profit-sharing system is a special feature of Islamic banking to be offered to the public as a substitute for interest in conventional banks that are considered to contain elements of usury. Identification of problems based on data and previous research is to review how the application of profit-sharing that is characteristic of Islamic banks as a substitute for usury solution, whether the majority of Muslim Indonesians have made maximum use of the profit-sharing system, and whether Islamic banks carry out their financing activities by Sharia provisions. The purpose of this study was to determine the application of the profit-sharing system in Islamic commercial banks in Indonesia and the comparison of the Mudharabah and Musharakah financing systems with the Murabahah financing margin. This research uses qualitative methods of library research approach (literature study). Data analysis techniques using qualitative data Miles and Huberman models. As a result, the application of profit sharing in 12 Sharia commercial banks (BUS) in Indonesia is greater than the financing of Musharakah financing Mudharabah. Comparison of Mudharabah and Musharakah financing with a profit-sharing system with Murabahah financing, namely as of December 2022, Murabahah financing is still the largest financing in demand by the Indonesian people. This is because financing with a profit-sharing system contains many risks.
PEMBUATAN DAN PENDISTRIBUSIAN RAK AL-QUR’AN: KOMBINASI FUNGSI DAN ESTETIKA Kolifah, Oktafia Nurul; Firmansyah, Muhammad Bhietand Abi; Aldillah, Rozak; Azizah, Siti Dwi Nur; Sa’adah, Ummi Lailatul; Aiza, Anisa Nailul; Febrianti, Eviana Sandra; Huda, Qomarul
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v4i1.88

Abstract

Program pembuatan dan pendistribusian rak al-Qur'an oleh Kelompok 101 KKN Desa Pagu bertujuan untuk menyediakan rak yang berkualitas, sehingga dapat melindungi al-Qur'an dari kerusakan dan menciptakan lingkungan ibadah yang lebih bersih, nyaman serta estetika. Program ini dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 3 Agustus 2024. Pembuatan dan pendistribusian rak al-Qur’an mencakup pembuatan rak baru, pendistribusian ke berbagai lokasi, serta kegiatan bersih-bersih. Program ini tidak hanya memberikan solusi praktis terhadap masalah fasilitas ibadah yang ada, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial dan semangat gotong-royong dalam masyarakat. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil mencapai tujuannya dengan baik, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam koordinasi, logistik, dan keterbatasan sumber daya. Dampak positif dari program ini termasuk peningkatan kualitas fasilitas ibadah dan penguatan ikatan sosial di komunitas.
Optimizing Maqasid Syariʿah in Sharia Banking Law: A Philosophical Perspective on Islamic Economics Regita, Ria; Huda, Qomarul; Mu'allifin, Darin Arif
At-Tafkir Vol 17 No 2 (2024): At-Tafkir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at.v17i2.9934

Abstract

This research looks at Sharia banking rules from the point of view of Sharia economic philosophy. It focuses on the ideas of maqāid syarīʿah, which are the main goals or principles of Islamic law that are meant to improve people's lives and make things fair. The study employs a mixed-method approach, integrating normative legal analysis with the maqāṣid syarīʿah framework as defined by classical and modern Islamic thinkers. A lot of primary and secondary sources were looked at to get the information. These included fiqh books, academic journals, and scholarly articles about the rules of maqāid syarīʿah and how the law works. The findings indicate that the implementation of maqāṣid syarīʿah in legal evolution transcends mere compliance with religious duties. It encompasses safeguarding five essential aims (dharuriyyat): religion, life, intellect, lineage, and property. The research illustrates that laws derived from maqāṣid syarīʿah not only guarantee lasting justice but also display adaptability to societal changes while maintaining the fundamental principles of Islamic law. This research adopts an interdisciplinary approach that connects ancient Islamic jurisprudence with modern legal concerns, especially within the Sharia banking sector. The paper gives a new perspective on how Islamic legal principles can help make Sharia banking rules that are flexible and can be used by everyone by basing its research on maqāid syarīʿah. What this shows is that maqāid syarīʿah can improve modern legal systems by combining Islamic values with basic human rights to create a more dynamic and fair financial system.
Penguatan Literasi Keuangan Syariah sebagai Pilar Keberlanjutan UMKM di Sumbergempol Sari, Citra Mulya; Huda, Qomarul; Tegar, Tegar
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 9 No. 1 (2024): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v9i1.6701

Abstract

Effective financial management is one of the key factors for business sustainability, especially for MSMEs. However, many MSMEs in Sumbergempol, Tulungagung face challenges in developing a sharia-based financial plan. The main problems include a lack of understanding of sharia financial principles, such as riba, gharar, and maysir, as well as limited skills in budgeting and separating personal finances from business finances. To address these issues, the community service team from the Faculty of Islamic Economics and Business at UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung conducted a "Sharia Financial Planning Training" program over three days on October 12, 13, and 20, 2024. The implementation method consisted of three main stages, namely participant socialization and mapping, Focus Group Discussion (FGD), and reflection sessions. Through this activity, participants were provided with theoretical and practical materials on sharia-based financial planning, budgeting, and cash flow management. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills in managing business finances according to sharia principles. Participants were able to separate personal finances from business finances, create budget plans, and develop more effective financial strategies. This activity also fostered collaboration among MSME actors and strengthened their motivation to apply sharia principles in their businesses. Moving forward, it is proposed to conduct follow-up training and intensive mentoring to strengthen the sustainable implementation of sharia financial planning.