Br Sinaga, Lidya Devega
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertanggungjawaban Pidana Korupsi Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Menggunakan Perusahaan Orang Lain Aulia Rahman; Br Sinaga, Lidya Devega
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 04 (2025): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i04.1862

Abstract

Penelitian ini membahas Implikasi Hukum Pidana terhadap Penyelewengan Pengadaaan barang/jasa Negara: Telaah Penggunaan Nama Perusahaan Milik Pihak Lain. Praktik ini sering terjadi akibat persekongkolan antara penyedia dan pejabat pelaksana pengadaan untuk memenangkan tender secara tidak sah. Fenomena tersebut mencerminkan lemahnya sistem akuntabilitas dan pengawasan dalam proses pengadaan, sehingga membuka peluang penyalahgunaan wewenang dan kerugian negaraanggung jawab pidana bagi individu dan korporasi ditelaah secara mendalam dalam riset ini. Kerangka penelaahan tersebut didasarkan pada metode hukum normatif, yang didukung oleh pendekatan-pendekatan seperti tinjauan perundang-undangan dan analisis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan meminjam nama perusahaan dalam pengadaan merupakan perbuatan melawan hukum yang melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas, ketentuan pidana yang berlaku, sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, memungkinkan penjeratan hukum terhadap pihak-pihak terkait. Pentingnya penegakan sanksi pidana, baik terhadap subjek hukum perorangan maupun badan usaha, adalah untuk memastikan terwujudnya sistem pengadaan yang berintegritas, bebas dari korupsi, dan menjamin keadilan. Keywords:pertanggungjawaban pidana, korupsi, pengadaan barang/ jasa.
Strengthening Victim Protection and Restorative Justice in Transnational Crime Cases: Legal Harmonization between Civil Remedies and Criminal Prosecution Linda Ikawati; Yasmirah Mandasari Saragih; Lidya Devega Br. Sinaga
Journal of Civil Criminal Law Vol. 1 No. 3 (2025): December : International Journal of Civil Criminal Law
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/jccl.v1i3.144

Abstract

Background: Transnational crime has become increasingly complex and has wide-ranging impacts on victims, while existing legal systems still demonstrate fragmentation between criminal and civil law and remain inadequate in providing effective victim protection and recovery. Research objective: This study aims to analyze and strengthen victim protection in transnational crime through a restorative justice approach, with a particular emphasis on harmonizing criminal and civil legal mechanisms. Method: This study employs a socio-legal approach that integrates normative legal analysis with empirical methods, including case studies, comparative analysis across jurisdictions, and interviews with legal practitioners and non-governmental organizations. Results: The findings indicate that victim protection is hindered by weak restitution enforcement, complex compensation procedures, limited institutional coordination, and cross-border legal barriers. In addition, the implementation of restorative justice in the context of transnational crime remains limited due to the lack of integration within formal legal systems. Therefore, an integrative approach combining criminal law, civil law, and restorative justice is necessary to establish a more comprehensive, effective, and victim-oriented system of protection.