Kharismahendra, Arya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN MANAJEMEN USAHA DAN PROGRAM PENDAMPINGAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA UMKM TERDAMPAK COVID-19 DI KOTA PEKANBARU (STUDI EMPIRIS PADA UMKM MITRA KERJA BMT PERMATA INDONESIA PEKANBARU) Setianingsih, Rahayu; Kharismahendra, Arya
Jurnal Daya Saing Vol. 9 No. 1 (2023): Kinerja Organisasi, Perilaku Konsumen, dan Transformasi Layanan di Era Digital
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v9i1.1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang peran manajemen usaha dan program kemitraan dalam meningkatkan daya saing UMKM di Kota Pekanbaru. Seberapa besar peningkatan daya saing UMKM jika dikelola dengan manajemen yang baik, dan bagaimana menciptakan skema kemitraan pemberdayaan UMKM yang mampu bercita-cita unggul dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan daya saing UMMK. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 UMKM di berbagai sektor usaha dengan menggunakan metode studi kasus. Metode yang digunakan dalam menganalisis data dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam analisis data, metode Bayes juga digunakan, yang merupakan pendekatan statistik untuk menghitung timbal balik antara keputusan yang berbeda, dengan menggunakan probabilitas yang menyertai suatu keputusan. Hasil kajian menunjukkan bahwa 1) Kondisi UMKM yang terdampak covid mengalami penurunan omzet yang signifikan, karena penjualannya selalu menurun. 2) Manajemen usaha berperan penting dalam UMKM yang terkena dampak Covid karena dengan pengelolaan usaha yang baik maka UMKM dapat meningkatkan omzet atau bertahan di masa Covid terutama UMKM yang sudah lama berdiri, dan 3) Peran program pendampingan sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing UMKM yang telah lama berdiri. terdampak covid, dimana adanya program pendampingan dengan pola kemitraan berupa bantuan permodalan mampu meningkatkan omzet penjualan meskipun tidak signifikan selain itu sebagian besar UMKM masih memiliki daya saing.