p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rechtsvinding PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Waste Management Policy by the Dumai City Environmental Agency: Literature Review Puja, Rahmadini; Sumiati, Sumiati; Erinaldi, Erinaldi
Rechtsvinding Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/rechtsvinding.v3i2.1125

Abstract

Waste management has become a strategic environmental issue for Dumai City, an industrial area with a high and continuously increasing volume of daily waste, thereby requiring policies capable of responding to environmental and operational challenges in a sustainable manner. This study aims to analyze the waste management policy implemented by the Dumai City Environmental Agency using Dunn’s six policy evaluation indicators: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. The research applies a literature review method by examining local regulations, official government reports, news publications, and relevant previous studies. The findings show that Dumai’s waste management policy is supported by a strong regulatory framework, including regional regulations and mayoral decrees, and is strengthened through various programs such as waste banks, the restructuring of the Mekar Sari landfill, expansion of the sanitation fleet, and collaboration with the Ministry of Environment and Forestry. However, policy implementation still faces several obstacles, including the high waste generation reaching 180 tons per day, limited landfill capacity, inadequate processing facilities, low public awareness of waste sorting, and uneven distribution of waste management services. These issues indicate that although the policy direction is appropriate and responsive to community needs, its effectiveness and adequacy require significant improvement through increased infrastructure capacity, additional processing technology, expansion of 3R programs, and intensified public education. This study underscores the need for a more comprehensive and sustainable strategy that integrates government efforts with active community participation to enhance the overall effectiveness of waste management in Dumai City.
Evaluasi Kebijakan Penyediaan Air Bersih pada Perumdam Tirta Dumai Bersemai Kota Dumai Puja, Rahmadini; Sumiati, Sumiati; Erinaldi, Erinaldi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13189

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang menjadi indikator penting kesejahteraan masyarakat serta kualitas layanan publik daerah. Pemerintah daerah melalui Perumdam Tirta Dumai bersemai memiliki tanggung jawab dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Dumai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan penyediaan air bersih yang diterapkan oleh Perumdam Tirta Dumai bersemai serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur, mengacu pada teori evaluasi kebijakan publik William N. Dunn (2003) yang meliputi 6 indikator: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penyediaan air bersih cukup efektif dalam memperluas cakupan layanan dan meningkatkan sambungan rumah, namun efisiensinya masih terkendala pada kebocoran pipa dan kehilangan air. Aspek kecukupan dan pemerataan belum optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografis, sedangkan responsivitas dan ketepatan dinilai baik. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah daerah, digitalisasi layanan, dan kemitraan dengan pihak swasta. Secara keseluruhan, kebijakan ini menunjukkan arah positif tetapi perlu peningkatan pada aspek efisiensi dan pemerataan guna mewujudkan pelayanan publik yang berkelanjutan.