Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENYEBAB KLAIM PENDING RAWAT INAP DI RSUD DAHA HUSADA: PENYEBAB KLAIM PENDING RAWAT INAP DI RSUD DAHA HUSADA Atha, Nadia Ulya; Utami, Ngesti W; Rahman, Eko
JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN Vol 2 No 3 (2025): JTKD- September 2025
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.90

Abstract

Pending klaim pada pelayanan rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berdampak negatif terhadap keberlangsungan operasional rumah sakit. Salah satu rumah sakit yang mengalami permasalahan pending klaim yaitu RSUD Daha Husada, dengan kejadian 165 pending klaim rawat inap selama periode Januari sampai Juli 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab klaim pending rawat inap di RSUD Daha Husada dari aspek administrasi, medis, dan koding. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan total sampling terhadap 165 dokumen klaim pending. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen pasien rawat inap dan instrumen checklist, kemudian dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi faktor pemyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab klaim pending paling dominan berasal dari aspek medis (50,3%), diikuti oleh aspek koding (29,1%), dan aspek administrasi (20,6%). Penyebab terbanyak dari aspek medis adalah pelayanan yang tidak memerlukan rawat inap dan berkas penunjang yang tidak lengkap. Pada aspek koding, dominasi disebabkan oleh ketidaksesuaian kode diagnosis dengan kondisi pasien, sedangkan pada aspek administrasi disebabkan oleh ketiadaan dokumen pendukung seperti tanda tangan pada SEP dan kronologis pelayanan. Klaim pending di RSUD Daha Husada umumnya disebabkan oleh ketidaksesuaian dokumentasi medis dan administratif serta kesalahan pengkodean. Perbaikan sistem dokumentasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang koding dan verifikasi perlu dilakukan untuk meminimalisasi klaim pending.
IMPLEMENTASI PENINGKATAN KEMAMPUAN BAYAR PESERTA JKN-MANDIRI MELALUI USAHA KECIL DAN MENENGAH KADER PKK DI KELURAHAN BANDUNG REJOSARI: PENINGKATAN KEMAMPUAN BAYAR PESERTA JKN-MANDIRI MELALUI USAHA KECIL DAN MENENGAH KADER PKK DI KELURAHAN BANDUNG REJOSARI Utami , Ngesti W; Rahman, Eko
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 2 No 3 (2025): JPPMI -Oktober 2025
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v2i3.94

Abstract

Menurunnya pendapatan pada sebagian masyarakat akibat perubahan ekonomi, berkaitan dengan menurunnya kemampuan bayar bagi peserta JKN mandiri (PBPU). Hal tersebut mejadi salah satu permasalahan BPJS Kesehatan adanya peserta yang menunggak bayar iuran. Data menunjukkan terjadi penumpukan tunggakan pembayaran iuran, yaitu sekitar 50% tidak mampu bayar di tahun 2022 . Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan upaya meningkatkan kemampuan bayar melalui pengembangan usha kecil dan menengah di wilayah kelurahan Bandungrejosari. Upaya pengembangan usaha kecil dan menengah bagi kader PKK sebagai solusi penunggakan bayar iuran wajib JKN. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktek usaha kecil bagi kader PKK dan masyarakat di kelurahan Bandungrejosari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan kewirausahaan, kerja kelompok, pengembangan jenis usaha, dan praktek usaha kecil. Hasil pengabdian masyarakat terhadap 60 peserta yang hadir dari warga masyarakat kelurahan bandungrejosari, menunjukkan bahwa pengetahuan warga masyarakat pada tingkat excellent sebesar 56,8%, sangat baik 15,7%, dan baik 27,7% . Data hasil praktek usaha kecil menunjukkan 100% peserta mampu mempraktekkan usaha kecil. Selanjutnya pesrta akan mejalankan usaha kecil mernerngah melalui Pokja-2 bidang sosial, program PKK di kelurahan Bandung rejosari.