Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa Tahun 2023 Suarni, Suarni; Asikin, Hidayat; Azis, Andi Nur Arifa Apriani
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i1.856

Abstract

Penyebab kegagalan dalam memberikan ASI karena faktor psikologis, masalah pada payudara ibu, kurangnya pengetahuan ibu serta kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan dalam kelancaran produksi ASI, sehingga dibutuhkan upaya alternatif berupa pijat oksitosin. Pijat oksitosin merupakan pemijatan sepanjang tulang belakang (tulang vertebrae sampai tulang costae kelima-enam). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan rancangan pra eksperimen dengan one group pre test dan post test design yaitu menggunakan satu kelompok perlakuan dan tanpa menggunakan kelompok kontrol. Sampel yang digunakan sebanyak 24 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknik analisa data yaitu menggunakan uji Paired sample T-Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai mean pre test (73,75) dan post test (117,71) mengalami peningkatan konsentrasi dengan nilai t = -30,469 dan nilai p = 0,000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat oksitosin dapat dijadikan sebagai salah satu metode non farmakologi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Diharapkan pijat oksitosin dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam melakukan upaya promotif terhadap peningkatan pemberian ASI eksklusif.
Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Bontomangape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Arifuddin, Muhammad Asrul Taufiq; Amirullah, Andi Nailah; Sasmita, Salki; Novianti, Elya; Sainal, Andi Asliana; Bustang; Apriani Azis, Andi Nur Arifah; Asikin, Hidayat; Lalong Tabur, Edmundus Emanuel; Uleng, Mutiara Salipure
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2418

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan upaya nasional untuk membudayakan perilaku hidup sehat. Rendahnya pengetahuan dan partisipasi masyarakat, termasuk di Desa Bontomangape, masih menjadi hambatan dalam penerapannya. Kondisi awal menunjukkan terbatasnya informasi kesehatan, rendahnya aktivitas fisik, serta belum terbentuknya budaya hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik, diskusi interaktif, dan pendampingan dengan melibatkan 30 peserta. Pendekatan partisipatif diterapkan sejak tahap perencanaan dengan melibatkan kader dan tokoh masyarakat. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10% menjadi 83,3% serta penguatan sikap positif terhadap perilaku hidup sehat. Perubahan sosial terlihat dari meningkatnya aktivitas fisik bersama, kebersihan lingkungan, serta dukungan warga terhadap penerapan GERMAS. Selain itu, terbentuk tiga kader kesehatan masyarakat yang mulai melakukan edukasi rutin dan menyusun rencana keberlanjutan berupa pemantauan perilaku hidup sehat tingkat RT. Hasil ini menunjukkan peningkatan kapasitas lokal dan tumbuhnya budaya kesehatan yang lebih berkelanjutan.