p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ar-Ruhul Ilmi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Digitalisasi Materi Ajar Pendidikan Agama Islam Melalui Pemanfaatan Konten Youtube Edukatif Dava Arya Saputra; Riky supratama
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi materi ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pemanfaatan konten YouTube edukatif sebagai media pembelajaran inovatif di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research), penelitian ini mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan dengan topik digitalisasi pembelajaran dan penggunaan media audiovisual. Hasil analisis menunjukkan bahwa YouTube efektif meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi keislaman ketika digunakan secara terarah dan interaktif. Bentuk konten yang paling efektif meliputi ceramah interaktif, animasi islami, simulasi ibadah, serta kisah teladan yang disesuaikan dengan Kompetensi Dasar PAI. Integrasi YouTube dalam kegiatan belajar terbukti memperkuat keterkaitan antara nilai-nilai Islam dan kehidupan digital siswa. Efektivitasnya sangat bergantung pada literasi digital guru PAI dalam menyeleksi dan mengelola konten agar tetap kredibel, relevan, dan sesuai dengan prinsip pedagogi Islam. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan akses internet, gangguan fokus, serta risiko penyimpangan konten teologis. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan YouTube bukan sekadar alat bantu, melainkan strategi pembelajaran kontekstual yang mampu mengintegrasikan nilai keislaman dengan perkembangan teknologi. Dengan literasi digital yang baik, guru PAI dapat menjadikan YouTube sebagai media ajar transformatif untuk membentuk generasi muslim yang religius, kreatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Telaah Implementasi Kurikulum PAI di Madrasah Melalui Kajian Praktis, Pengembangan, Dan Pendekatan Analisis Literatur Dava Arya Saputra; Ramanda Gian Saputro
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 2 No 01 (2026): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran strategis dalam membentuk karakter, spiritualitas, dan kompetensi religius peserta didik di madrasah. Penelitian ini menggunakan analisis literatur kualitatif untuk menelaah pola implementasi Kurikulum PAI, kendala yang muncul, serta arah pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik implementasi sangat bervariasi antar madrasah, dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru, kultur religius sekolah, dukungan kepala madrasah, serta ketersediaan sarana teknologi dan perangkat ajar. Kendala yang umum ditemui meliputi keterbatasan pelatihan guru, kurangnya pemanfaatan teknologi pembelajaran, minimnya perangkat kurikulum yang siap pakai, serta beban materi yang tidak selalu sesuai dengan kondisi peserta didik. Kendalakendala ini berdampak pada dominasi metode ceramah, penyederhanaan materi secara berlebihan, dan pelaksanaan evaluasi yang masih berorientasi kognitif. Penelitian ini mengarahkan pengembangan Kurikulum PAI pada model yang lebih fleksibel, adaptif, dan kontekstual, yang memberi ruang bagi guru untuk menyesuaikan perencanaan, metode, dan asesmen sesuai kebutuhan lokal. Integrasi isu kontemporer seperti moderasi beragama, literasi digital, dan pembiasaan nilai Islam menjadi orientasi penting dalam pembaruan kurikulum. penguatan kompetensi guru dan dukungan kelembagaan diperlukan agar kurikulum dapat diterapkan secara efektif dan berdampak pada pembentukan karakter Islami peserta didik