Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar dengan Menggunakan Metode SQ3R dan Metode Konvensioanl pada Sub Pokok Bahasan Organ pada Tumbuhan Di Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Lima Puluh Tahun pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini terdiri dari dua kelas dimana kelas pertama berjumlah 40 orang dan kelas kedua 40 orang sehingga total sampel 80 orang. Pada kelas pertama pembelajaran diadakan dengan menggunakan metode SQ3R dan kelas kedua pembelajaran dilakukan dengan menggunakan metode konvensional. Sebelum proses belajar mengajar dimulai, terlebih dahulu dilakukan pre-tes, dan setelah selesai pengajaran dilakukan post-tes. Tes yang diujikan sebanyak 20 soal yang digunakan sebagai alat pengumpul data. Data penelitian diolah untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan dengan menggunakan uji statitik t dan hasil penelitian telebih dahulu diolah untuk mencari rata-rata (mean) dan Standard Deviasi (SD) nilai.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode SQ3R dan metode konvensional. Nilai rata-rata skor pre-tes siswa kelas eksperimen adalah 7,13 dengan Standard Deviasi 2,04. Nilai rata-rata skor post-tes siswa kelas eksperimen adalah 14,90 dengan Standard Deviasi 2.37. Nilai rata-rata skor pre-tes siswa kelas kontrol adalah 7,08 dengan Standard Deviasi 1,99. Nilai rata-rata skor post-tes siswa kelas kontrol adalah 12,95 dengan Standard Deviasi 2.36. Dari hasil perhitungan untuk data post-tes diperoleh thitung 3,74 sedangkan ttabel 1,994. Jadi didapat bahwa thitung ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar dengan Menggunakan Metode SQ3R dan Metode Konvensional pada Sub Pokok Bahasan Organ pada Tumbuhan Di Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Lima Puluh Tahun pembelajaran 2025/2026