Latar belakang: Kelurahan Indro terletak di Kecamatan Kebomas (Kabupaten Gresik). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang osteoporosis dan faktor risikonya belum pernah dilakukan di kelurahan tersebut. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya sebagai solusi yang ditawarkan pada kegiatan PkM ini. Metode: Kegiatan PkM ini diberikan kepada warga Posyandu Lansia berupa edukasi (penyuluhan dan tanya jawab), pengukuran tensi dan kepadatan massa tulang, pemberian kuesioner (pre dan posttest), konsultasi dokter, dan pemberian konsumsi dan suvenir. Analisis deskriptif dan Uji Wilcoxon Signed Ranks digunakan untuk menganalisis pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya untuk melihat peningkatannya antara pre dan posttest setelah kegiatan PkM.Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya. Duapuluh lima pertanyaan yang diajukan menunjukkan 76%nya terdapat peningkatan jumlah jawaban “benar” jika dibandingkan antara pre dengan posttestnya. Selisih nilai persentase diantara keduanya mempunyai rentang 0,3-48,2, sedangkan penurunan nilainya mempunyai rentang -2,2--34,4. Pemahaman baru tentang faktor risiko osteoporosis yang didapatkan karena nilai selisihnya > 13,8% adalah merokok, kopi, minuman beralkohol, makanan olahan, konsumsi vitamin D, dan berjemur di matahari. Terdapat dua responden dari sepuluh responden yang menunjukkan perbedaan nyata antara jawaban pada pre dan posttest (nilai p<0,05). Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya masih didapatkan saat dilakukan edukasinya pada warga Posyandu Lansia Kelurahan Indro.