Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Senam Peregangan Sendi Sebagai Terapi Mengurangi Rasa Nyeri Sendi Lutut: Rianti, Emilia Devi Dwi; Ernawati, Sie; Cahyani Noviana, Ayu; Widyaningsih, Indah; Simamora, Dorta
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 3 No. 2 (2024): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tubuh manusia dapat mengalami Osteoartritis (OA), hal ini menyerang sendi sebagai penopang beban tubuh, dan didalam menajemen OA maka dilakukan kombinasi fisioterapi dan terapi latihan. Terapi latihan membantu menggerakkan bagian-bagian tubuh dan mengurangi rasa sakit otot, maka latihan peregangan dilakukan selama 15 menit. Metode yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian adalah metode deskriptif dan pemberian pelatihan peregangan. Populasi yang digunakan adalah Lansia di Posyandu, dan Teknik pengambilan sampel adalah total sampling sebesar 42 peserta. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kursi, flichat gambaran pengetahuan tentang pelatihan gerakan sendi serta pemutaran video untuk memberi contoh gambaran gerakan senam. Hasil yang diperoleh yaitu dengan memberi pelatihan berupa latihan gerakan senam kaki, posisi tumit dilantai dan angkat kedua jari-jari kaki lakukan sebanyak 10 kali hitungan, mengangkat kedua tumit dan kedua jari-jari kaki tetap dilantai lakukan sebanyak 10 kali hitungan, mengangkat kedua kaki keatas serta meluruskan lutut lakukan 10 kali hitungan, dan mengangkat satu kaki kanan gerakkan menuju arah samping membentuk 900 . Kesimpulan,terdapat lansia sebanyak 45 % dengan usia 61-70 tahun, dengan melakukan gerak peregangan senam sendi terutama pada kaki maka otot-otot pada kaki akan membantu sendi untuk dapat menopang tubuh, sehingga kualitas hidup lansia akan meningkat.
Rendam Kaki dengan Air Hangat sebagai Alternatif Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Kabupaten Ngawi Meira, Dona Anggita; Cahyani Noviana, Ayu; Herawaty, Wike
Calvaria Medical Journal Vol 3 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v3i1.203

Abstract

Latar Belakang: Merendam kaki dalam air hangat menyebabkan pelebaran pembuluh darah, yang secara fisiologis menyeimbangkan volume dan diameter pembuluh darah, sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Terdapat perbedaan rerata tekanan darah sistolik antara responden sebelum dan sesudah merendam kaki di air hangat. Tujuan: Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dan menggunakan desain penelitian dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah Lansia Hipertensi Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi dengan sampel yang diambil untuk penelitian ini sebesar 88 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Chi Square selanjutnya data diolah dengan SPSS. Hasil: Sebagian besar Lansia Hipertensi di Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi memperoleh terapi rendam air hangat yaitu sebanyak 58 orang (65,9%), sebanyak 30 orang (34,1%) pasien lainnya tidak mendapatkan terapi rendam air hangat. Dan proporsi Lansia Hipertensi di Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi mempunyai TD turun dan TD tetap/naik adalah sama yaitu masing-masing sebanyak 44 orang (50%). Kesimpulan: Terdapat Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi, terbukti dengan nilai Sig. = 0,000 (< 0,05).
Gambaran Senam Peregangan Sendi Sebagai Terapi Mengurangi Rasa Nyeri Sendi Lutut: Rianti, Emilia Devi Dwi; Ernawati, Sie; Cahyani Noviana, Ayu; Widyaningsih, Indah; Simamora, Dorta
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 3 No. 2 (2024): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v3i2.2031

Abstract

Tubuh manusia dapat mengalami Osteoartritis (OA), hal ini menyerang sendi sebagai penopang beban tubuh, dan didalam menajemen OA maka dilakukan kombinasi fisioterapi dan terapi latihan. Terapi latihan membantu menggerakkan bagian-bagian tubuh dan mengurangi rasa sakit otot, maka latihan peregangan dilakukan selama 15 menit. Metode yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian adalah metode deskriptif dan pemberian pelatihan peregangan. Populasi yang digunakan adalah Lansia di Posyandu, dan Teknik pengambilan sampel adalah total sampling sebesar 42 peserta. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kursi, flichat gambaran pengetahuan tentang pelatihan gerakan sendi serta pemutaran video untuk memberi contoh gambaran gerakan senam. Hasil yang diperoleh yaitu dengan memberi pelatihan berupa latihan gerakan senam kaki, posisi tumit dilantai dan angkat kedua jari-jari kaki lakukan sebanyak 10 kali hitungan, mengangkat kedua tumit dan kedua jari-jari kaki tetap dilantai lakukan sebanyak 10 kali hitungan, mengangkat kedua kaki keatas serta meluruskan lutut lakukan 10 kali hitungan, dan mengangkat satu kaki kanan gerakkan menuju arah samping membentuk 900 . Kesimpulan,terdapat lansia sebanyak 45 % dengan usia 61-70 tahun, dengan melakukan gerak peregangan senam sendi terutama pada kaki maka otot-otot pada kaki akan membantu sendi untuk dapat menopang tubuh, sehingga kualitas hidup lansia akan meningkat.
Peningkatan Pengetahuan tentang Osteoporosis dan Faktor Risikonya pada Warga Posyandu Lansia Kelurahan Indro (Kebomas, Gresik) Ngurah Sandy Esa Darmawan, I Gusti; Andini Jayaswari, Luh Kade; Ayudya, Kayla; Shaira Kirana Sentana, Estavania; Rafa Yogina Damayanti, Anasya; Izzaty Putri, Kanzun; Rava Pattiiha, Baiitz; Rashid Bima Susen, Muhammad; Hadi Widjaja, Jimmy; Cahyani Noviana, Ayu; Lestari Utami, Sri; Jayaswari, Andini
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kelurahan Indro terletak di Kecamatan Kebomas (Kabupaten Gresik). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang osteoporosis dan faktor risikonya belum pernah dilakukan di kelurahan tersebut. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya sebagai solusi yang ditawarkan pada kegiatan PkM ini. Metode: Kegiatan PkM ini diberikan kepada warga Posyandu Lansia berupa edukasi (penyuluhan dan tanya jawab), pengukuran tensi dan kepadatan massa tulang, pemberian kuesioner (pre dan posttest), konsultasi dokter, dan pemberian konsumsi dan suvenir. Analisis deskriptif dan Uji Wilcoxon Signed Ranks digunakan untuk menganalisis pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya untuk melihat peningkatannya antara pre dan posttest setelah kegiatan PkM.Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya. Duapuluh lima pertanyaan yang diajukan menunjukkan 76%nya terdapat peningkatan jumlah jawaban “benar” jika dibandingkan antara pre dengan posttestnya. Selisih nilai persentase diantara keduanya mempunyai rentang 0,3-48,2, sedangkan penurunan nilainya mempunyai rentang -2,2--34,4. Pemahaman baru tentang faktor risiko osteoporosis yang didapatkan karena nilai selisihnya > 13,8% adalah merokok, kopi, minuman beralkohol, makanan olahan, konsumsi vitamin D, dan berjemur di matahari. Terdapat dua responden dari sepuluh responden yang menunjukkan perbedaan nyata antara jawaban pada pre dan posttest (nilai p<0,05). Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan tentang osteoporosis dan faktor risikonya masih didapatkan saat dilakukan edukasinya pada warga Posyandu Lansia Kelurahan Indro.