Dende Bida Asmarawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan media Wordwall pada materi Teks Prosedur dalam Pembuatan Karya Tangan di kelas V SD Negeri 031 Tanah Grogot Dende Bida Asmarawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media Wordwall dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur pada siswa kelas V SD Negeri 031 Tanah Grogot. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterampilan menulis teks prosedur dan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V, berjumlah 36 orang, sehingga menggunakan total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes keterampilan menulis teks prosedur, lembar observasi guru dan siswa, angket motivasi, serta dokumentasi hasil karya tangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan menulis teks prosedur, dengan rata-rata skor pra-tindakan 60,5 meningkat menjadi 72,8 pada siklus I dan 85,3 pada siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 33% menjadi 94%. Observasi dan angket motivasi menunjukkan bahwa siswa lebih aktif, antusias, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran berbasis proyek dengan media Wordwall. Integrasi proyek karya tangan memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan autentik, sehingga siswa mampu menyusun teks prosedur secara runtut, jelas, dan kreatif. Media Wordwall berperan sebagai alat interaktif untuk melatih urutan langkah teks prosedur dan meningkatkan keterlibatan siswa. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa PjBL berbantuan Wordwall efektif meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur serta motivasi belajar siswa SD, sekaligus mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian siswa dalam pembelajaran.
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI PENDIDIKAN DASAR: STUDI LITERATUR DAN PERBANDINGAN IMPLEMENTASI ANTARNEGARA (SINGAPURA, FINLANDIA, DAN INDONESIA) Abdul Haris; Anisatul Basiroh; Dende Bida Asmarawati; Dewi Trisnawati; Duwi Yuliawati; Hadijah; Yulina Eva Riany
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50584

Abstract

Information and Communication Technology (ICT) integration has become the primary cornerstone and epistemological catalyst for global primary education transformation. Through a systematic literature review of ten contemporary scientific articles (2020–2025) indexed in SINTA and Scopus, this study critically analyzes the trends, benefits, and structural implementation barriers of digitalization in primary schools. Findings indicate that adopting interactive media, artificial intelligence, and augmented reality significantly enhances student motivation, cognitive engagement, and learning outcomes. Nevertheless, persistent regional infrastructure disparities and low teacher digital literacy emerge as the primary structural constraints in the field. Comparative macro-analysis among Singapore, Finland, and Indonesia underscores that while physical infrastructure fulfillment and digital suprastructures are mandatory, they do not stand alone. Rather, teachers' pedagogical readiness—anchored in the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework—and the reinforcement of critical media literacy serve as the ultimate determinants driving the success, equitable access, and long-term sustainability of educational digital transformation.