Duwi Yuliawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Project Based Learning dengan Media LKPD Kontekstual Pada Materi Bilangan Cacah di Kelas V SD Negeri 019 Kuaro Duwi Yuliawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi bilangan cacah melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan media LKPD kontekstual di kelas V SD Negeri 019 Kuaro. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa dari 57,0 pada pra-siklus menjadi 68,4 pada Siklus I dan 82,3 pada Siklus II, dengan persentase ketuntasan meningkat hingga 85%. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan rata-rata sebesar 23%, ditandai dengan meningkatnya keaktifan berdiskusi, kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas dalam kelompok. Respon siswa terhadap pembelajaran menunjukkan bahwa mereka merasa lebih senang, termotivasi, dan mudah memahami konsep bilangan cacah karena kegiatan proyek yang nyata dan LKPD yang kontekstual. Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning berbantuan LKPD kontekstual efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterlibatan, dan pemahaman konsep bilangan cacah siswa sekolah dasar.
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI PENDIDIKAN DASAR: STUDI LITERATUR DAN PERBANDINGAN IMPLEMENTASI ANTARNEGARA (SINGAPURA, FINLANDIA, DAN INDONESIA) Abdul Haris; Anisatul Basiroh; Dende Bida Asmarawati; Dewi Trisnawati; Duwi Yuliawati; Hadijah; Yulina Eva Riany
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50584

Abstract

Information and Communication Technology (ICT) integration has become the primary cornerstone and epistemological catalyst for global primary education transformation. Through a systematic literature review of ten contemporary scientific articles (2020–2025) indexed in SINTA and Scopus, this study critically analyzes the trends, benefits, and structural implementation barriers of digitalization in primary schools. Findings indicate that adopting interactive media, artificial intelligence, and augmented reality significantly enhances student motivation, cognitive engagement, and learning outcomes. Nevertheless, persistent regional infrastructure disparities and low teacher digital literacy emerge as the primary structural constraints in the field. Comparative macro-analysis among Singapore, Finland, and Indonesia underscores that while physical infrastructure fulfillment and digital suprastructures are mandatory, they do not stand alone. Rather, teachers' pedagogical readiness—anchored in the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework—and the reinforcement of critical media literacy serve as the ultimate determinants driving the success, equitable access, and long-term sustainability of educational digital transformation.