Novi Hendri
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEOLOGI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN AGAMA DI SMA XAVERIUS BUKITTINGGI Sarah Anofri; Novi Hendri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36388

Abstract

This research is based on the fact that multiculturalism is real, unique, and interesting to study, as well as the processes by which it occurs, creating a safe and peaceful atmosphere. Xaverius High School in Bukittinggi is the only school with a multicultural student population consisting of various ethnicities, such as the Minang, Batak, and Chinese. Furthermore, the students attending the school come from various religions, such as Islam, Catholicism, Protestantism, and others. The type of research used is field research, also known as qualitative research, in which the researcher directly interviews or observes the object of study. The type of research used is descriptive qualitative, which is research that is not intended to test a specific hypothesis, but rather to explain the truth about a variable, phenomenon, or situation. Qualitative methods are a particular tradition in the social sciences that fundamentally rely on observing and relating to humans in their language and terminology. The results of this study are, firstly, the social interactions that exist in SMA Xaverius Bukittinggi such as interfaith communication, tolerance, and cooperation between Islam and Christianity in Bukittinggi. Secondly, the religious learning that exists in SMA Xaverius Bukittinggi. Thirdly, the implementation of multicultural theology in SMA Xaverius Bukittinggi. So, the practices that occur in SMA Xaverius Bukittinggi show that multicultural theology can be implemented in a real and harmonious way in the world of education, especially if all elements of the school have the same vision, namely making diversity a unifying wealth. Theological values ​​of love, justice, and respect for others have become a strong foundation in creating a peaceful, equal, and mutually respectful learning environment.
Kampung Moderasi Beragama: Model Pencegahan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan Niimmasubhani; Novi Hendri; Syafwan Rozi
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.29064

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan dampak positif Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Balai Panjang Payakumbuh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan warga setempat, serta observasi langsung terhadap kegiatan kampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA mensosialisasikan moderasi beragama dengan pembentukan kampung moderasi beragama kepada tokoh-tokoh agama kelurahan Balai Panjang. Kehadiran Kampung Moderasi Beragama di Balai Panjang mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai. Kegiatan sosial antaragama, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keharmonisan atau ketahanan social yang baik menjadi faktor utama keberhasilan program ini. Dengan demikian, Kampung Moderasi Beragama berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, toleran, dan tangguh terhadap isu-isu sensitif keagamaan.
RELEVANSI FILSAFAT AKHLAK DAN MANUSIA PARIPURNA DALAM PEMIKIRAN MURTADHA MUTHAHHARI Gilang Virmanedi Putra; Novi Hendri
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.7206

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis moral di era modern yang menuntut pemahaman etika secara lebih mendalam dan holistik. Murtadha Muthahhari menawarkan konsep filsafat akhlak yang terintegrasi dengan tujuan penciptaan manusia, yaitu mencapai kesempurnaan atau insan kamil. Bagi Muthahhari, akhlak bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan sarana pembentukan manusia seutuhnya. Dengan demikian, kajian ini menelusuri relasi antara filsafat akhlak dan konsep manusia paripurna dalam pemikiran Muthahhari serta relevansinya dalam menjawab problem kemanusiaan kontemporer. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menggunakan karya-karya orisinil Muthahhari dan kajian akademik terkait sebagai sumber utama. Analisis difokuskan pada penelaahan konsep filsafat akhlak dan insan kamil serta evaluasi kelebihan dan kekurangannya dalam memahami teks keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Muthahhari memiliki relevansi yang kuat dalam memahami hubungan antara akhlak dan manusia paripurna (manusia sempurna). Konsep insan kamil bukan hanya idealisme teoretis, tetapi dapat menjadi jawaban praktis terhadap tantangan moral masyarakat modern. Di tengah kondisi kontemporer yang sering kehilangan arah dan nilai-nilai kebaikan, pembentukan manusia berakhlak sempurna menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun peradaban yang lebih beradab, adil, dan bermakna