Aila Karyus
Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Holistik Pasien Laki-Laki Usia 42 Tahun dengan Gastritis Kronik Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Aldiesa Ade Pritami; Aila Karyus
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp534-547

Abstract

Gastritis adalah penyakit yang dapat terkendali dengan menerapkan gaya hidup sehat serta manajemen stres yang baik. Gastritis masuk ke dalam sepuluh besar penyakit terbanyak di Provinsi Lampung pada tahun 2023 dengan jumlah kasus sebanyak 147.066 kasus. Meningkatnya prevalensi gastritis menimbulkan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, karena dapat menyebabkan komplikasi jika tidak ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pelayanan dokter keluarga berbasis evidance based medicine dengan identifikasi faktor risiko, keluhan klinis, serta tatalaksana melalui pendekatan patient centered dan family approach. Studi ini adalah laporan kasus. Data primer diambil dari autoanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah guna memperoleh data keluarga, data psikososial serta data lingkungan. Data sekunder diambil dari rekam medis pasien di puskesmas. Analisis dilakukan berdasarkan diagnosis holistik pada awal kunjungan, proses, dan akhir kunjungan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan seorang pasien, Tn. N, 42 tahun, datang dengan keluhan mual, muntah, disertai nyeri ulu hati, mudah kenyang, serta rasa tidak nyaman setelah makan sejak 2 hari sebelumnya. Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik, pasien didiagnosis dengan gastritis kronik. Faktor risiko internal meliputi pola makan yang buruk, merokok, dan persepsi yang salah mengenai gastritis. Faktor risiko eksternal meliputi kurangnya peran dan dukungan keluarga mengenai penyakit pasien, stres, dan keterbatasan ekonomi. Pada pasien dilakukan intervensi berupa edukasi menggunakan media poster. Setelah dilakukan intervensi didapatkan perubahan pengetahuan serta perubahan perilaku pasien. Diagnosis dan tatalaksana dilakukan secara komprehensif dan holistik berdasarkan teori dan penelitian terkini Kata kunci: diagnostik holistik, gastritis kronik, kedokteran keluarga