Chika Aulia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stratifikasi Sosial dan Akses Kesehatan: Analisis Kesenjangan dalam Sistem Pelayanan Publik Indri Febriyanti; Aiylla Azzura; Chika Aulia; M. Fikri; Faisal Ramdani
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.16852

Abstract

Stratifikasi sosial memainkan peran krusial dalam menentukan pola akses masyarakat ke layanan kesehatan. Tulisan ini meneliti pengaruh variasi kelas sosial meliputi aspek ekonomi, pendidikan, jenis pekerjaan, serta lokasi domisili terhadap kemampuan individu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Di bidang pelayanan publik, disparitas akses masih terlihat jelas melalui keterbatasan infrastruktur, variasi mutu layanan, dan kapasitas keuangan dalam menanggung biaya kesehatan. Dengan mengacu pada teori serta ilustrasi kasus dari berita mutakhir, artikel ini mengungkap bahwa stratifikasi sosial secara signifikan memperlebar jurang kesehatan, khususnya bagi golongan berpendapatan rendah dan penduduk di wilayah terisolir. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa beberapa fasilitas kesehatan primer, seperti puskesmas di wilayah terpencil, tidak dilengkapi dengan koneksi internet yang cukup, sehingga proses integrasi layanan digital mengalami hambatan. Data menunjukkan bahwa sekitar 7,18% puskesmas belum memiliki akses internet. Penyebaran sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan pun masih tidak seimbang, dengan banyak daerah yang kekurangan rumah sakit serta tenaga medis. Di samping itu, pasokan obat-obatan, khususnya untuk penyakit kronis, masih menimbulkan ketidakpastian, yang semakin menyulitkan akses bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Secara keseluruhan, kesimpulan menegaskan bahwa stratifikasi sosial serta ketidakadilan struktural terus menjadi hambatan utama dalam mencapai akses layanan kesehatan yang setara, walaupun kebijakan kesehatan universal telah diterapkan. Sebagai saran, diperlukan langkah-langkah kebijakan yang mendukung inklusivitas, termasuk penguatan infrastruktur digital kesehatan di daerah terisolir, penyeimbangan distribusi fasilitas dan tenaga medis, serta pengembangan sistem distribusi obat dan layanan yang transparan serta adil.
ANALISIS SYARIAH COMPLIANCE TERHADAP SKEMA MONETISASI KONTEN DIGITAL: STUDI LITERATUR PADA PENDAPATAN GOOGLE ADSENSE DAN ENDORSEMENT Adelia Indah Gustina Harahap; Amyranda Khairunnisa Harahap; Cesya Azzahra Harahap; Chika Aulia; Fadilla Husna; Faradita Kayla Putri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepatuhan syariah pada skema monetisasi konten digital, khususnya Google AdSense dan endorsement, dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan teknik analisis isi deskriptif-analitis terhadap konsep muamalah, akad syariah, dan etika bisnis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monetisasi konten digital merupakan bentuk muamalah kontemporer yang diperbolehkan sepanjang memenuhi kejelasan akad, kehalalan objek transaksi, dan prinsip etika bisnis. Google AdSense memiliki potensi ketidakpastian pada aspek transparansi pembagian keuntungan dan pengendalian objek iklan, sedangkan endorsement menunjukkan kejelasan akad yang lebih tinggi namun berisiko pada aspek kejujuran promosi dan kehalalan produk. Penelitian ini merumuskan model konseptual syariah compliance yang meliputi contract compliance, halal compliance, dan ethical compliance sebagai kerangka evaluasi monetisasi digital dalam ekonomi syariah.