Putu Gede Wahyu Satya Nugraha
Warmadewa University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THERAPEUTIC ARCHITECTURE IN CAFÉ BUILDINGS AS GEN Z’S PREFERRED HEALING PLACE IN DENPASAR Cokorda Istri Arina Cipta Utari; Km. Deddy Endra Prasandya; Putu Gede Wahyu Satya Nugraha
Architectural Research Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Architectural Research Journal
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/arj.4.2.2024.57-64

Abstract

The number of people with mental disorders in Indonesian teenagers is very high. Bali itself is ranked fourth in the number of people with severe mental disorders in Indonesia, with Denpasar City being the city with the highest prevalence of depression in Bali, which targets Gen Z. Gen Z tends to feel that they need a place where they can go to relieve stress and relax, spend time alone or socialize with friends. Public spaces such as cafes can be used to mingle, spend free time and have fun are now increasingly popular with Gen Z. This study aims to determine the condition of the elements that form cafes in Denpasar regarding therapeutic architecture indicators. The concept of therapeutic architecture is considered to be able to reduce the prevalence of depression because it can provide a pleasant psychological effect for building users. The research method used is quantitative, where quantitative data comes from the results of cafe building users' assessments of the cafe's therapeutic architecture indicators. Quantitative data will then be analyzed with the help of JMP software. The results of the study concluded that several elements form cafes need to be adjusted and accommodated to accommodate the concept of therapeutic architecture to reduce the prevalence of depression in Gen Z.
PENATAAN KORIDOR DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PROPOSAL PEMBANGUNAN BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA KABUPATEN BADUNG, BALI Putu Gede Wahyu Satya Nugraha; Cokorda Istri Arina Cipta Utari; I Gusti Agung Gede Nodya Dharmastika
Jurnal Abdi Daya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Daya Vol.3 No.1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.3.1.2023.34-40

Abstract

Banjar Bualu yang terketak di Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan ini didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Kegiatan pengabdian ini merupakan lanjutan atau tahapan kedua dari pengabdian yang sebelumnya sudah dilakukan di Banjar Bualu. Sebelumnya, kegiatan pengabdian berfokus kepada usulan perencanaan desain arsitektural bangunan Banjar Bualu. Selanjutnya atas permintaan mitra agar pihak Universitas Warmadewa melanjutkan dalam membantu proses pembuatan proposal permohonan dana untuk merealisasikan pembangunan Banjar Bualu. Selain itu dilakukan juga penataan pada koridor jalan Banjar Bualu sehingga nantinya akan menyesuaikan dengan desain bangunan Banjar Bualu yang baru. Penataan koridor ini juga diharapkan memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan pengguna kendaraan di kawasan tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran Tim PKM terdapat beberapa permasalahan yang ada di Banjar Bualu antara lain: 1) Kurangnya SDM atau tenaga ahli yang mempunyai kemampuan atau kompetensi dalam pembuatan proposal permohonan dana pembagunan Banjar Bualu; 2) Diperlukannya penataan koridor jalan Banjar Bualu agar menyesuaikan dengan desain bangunan yang baru, selain itu untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan parkir kendaraan; 3) Kurangnya keahlian mitra dalam membuat perencanaan RAB pembangunan Bale Banjar Bualu. Berdasarkan permasalahan ini, solusi yang ditawarkan Tim PKM antara lain: Solusi yang ditawarkan dari kedua permasalahan tersebut yaitu memberikan pengarahan dan pendampingan dalam pembuatan proposal pembangunan Bale Banjar Bualu, memberikan desain penataan koridor serta membuat RAB dan penyesuaian harga material. Proposal ini rencananya akan diajukan kepada pemerintah atau stakeholder terkait dalam meminta bantuan dana untuk melaksanakan proses pembangunan. Hal ini merupakan tahun kedua melanjutkan dari kegiatan Pengabdian sebelumnya. Selain itu dilakukan juga konsep desain penataan dari koridor jalan Banjar Bualu menyesuaikan dengan desain banjar yang baru sehingga terhubung satu sama lain. Diharapkan penataan ini memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna yaitu pejalan kaki dan pengguna kendaraan. Sedangkan luaran lain dari PKM ini adalah publikasi artikel pada Jurnal Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat BerISSN, publikasi HKI, publikasi video pelaksanaan PKM tahun pendanaan 2023 pada salah satu akun media youtube Tim PKM dan berita kegiatan PKM yang dimuat pada media cetak. Kata Kunci: penataan koridor, banjar, pendampingan proposal.
PERENCANAAN PENATAAN DAN DESAIN BANGUNAN UNTUK FASILITAS KONSERVASI BERBASIS EKOWISATA MANGROVE DI LINGKUNGAN BANJAR BUALU, BENOA Putu Gede Wahyu Satya Nugraha
Jurnal Abdi Daya Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Daya Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.4.2.2024.17-24

Abstract

Artikel ini menguraikan proses perencanaan dan perancangan fasilitas konservasi mangrove berbasis ekowisata di Banjar Bualu, Benoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang teridentifikasi selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat, termasuk kurangnya penataan kontur lahan, tidak adanya desain bangunan, dan keterbatasan keterampilan pembukuan keuangan di antara mitra lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan langsung, wawancara mendalam, dan perencanaan arsitektur selanjutnya, yang menghasilkan penyusunan rencana induk untuk fasilitas ekowisata. Hasil dari proyek ini diharapkan berdampak positif terhadap konservasi hutan mangrove, yang sangat penting bagi keberlanjutan ekosistem lokal dan ekonomi masyarakat sekitar. Keberhasilan pelaksanaan proyek ini juga akan memberikan peluang kerja dan prospek bisnis baru bagi penduduk setempat, yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.