Penelitian bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengangkat fakta, keadaan, dan fenomena-fenomena yang dialami oleh Ridwan Sau dalam proses kreativitasnya dalam menciptakan lagu pop Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara bebas dan terbuka. Penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang selaku narasumber serta perilaku yang diamati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk proses kreativitas Ridwan Sau dalam menciptakan lagu pop Makassar dan bagaimana proses pendokumentasian karyanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses kreativitas Ridwan Sau terbagi atas 4 tahap yaitu, yang pertama tahap person (pribadi) dalam tahap ini menjelaskan tentang proses pengumpulan ide dalam menciptakan sebuah lagu. Kedua tahap process (proses) pada tahap ini Ridwan Sau memulai dengan persiapan, inkubasi, pencerahan, dan verifikasi, proses tersebut sesuai dengan konsep teori Wallas tentang proses kreativitas individu. Ketiga tahap press (dorongan) pada tahap ini Ridwan Sau dalam menciptakan sebuah lagu mendapatkan dorongan dari dua aspek yaitu pribadi dan lingkungan keluarga. Keempat product (produk) pada tahap ini Ridwan Sau telah melahirkan karya sebanyak 5 album yang didalamnya terdiri dari 30 lagu dan 2 album kompilasi. Selanjutnya adalah pendokumentasian karya Ridwan Sau dalam menciptakan lagu pop Makassar terdiri dari dua bentuk yaitu hardcopy (salinan dokumen dalam bentuk cetak) dan softcopy (salinan dokumen dalam bentuk file/elektronik).