Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Paradigma Pemasaran Tradisional vs Kontemporer pada Rumah Sakit: Studi Kasus X Afina Hafshah Azhar; Aditya Adella Pratama; Ketut Wisma Wikrama; Ni Putu Darsini; Sarry Handayani
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2596

Abstract

Pemasaran rumah sakit telah mengalami evolusi signifikan dari paradigma berorientasi produk menuju paradigma berorientasi pelanggan, dengan penekanan pada pengalaman pasien, interaksi digital, dan manajemen hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran paradigma dari pemasaran tradisional kepemasaran kontemporer dalam konteks manajemen rumah sakit, dengan studi kasus Rumah SakitX. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian literatur dan analisis data sekunder, artikel ini meninjau kerangka teoritis transformasi pemasaran, termasuk pemasaran digital, pemasaran relasional, dan pelayanan berpusat pada pasien. Hasil menunjukkan bahwa transformasi digital, manajemen pengalaman pasien, dan pemasaran berbasis data menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing rumah sakit. RSX berhasil menerapkan strategi tersebut melalui platform digital, sistem CRM, dan experiential marketing, sehingga meningkatkan keterlibatan pasien serta reputasi merek. Kesimpulannya, penerapan pemasaran kontemporer merupakan kebutuhan strategis bagi institusi kesehatan untuk mencapai keberlanjutan, loyalitas, dan keunggulan di era digital.
Rancang Manajemen Kinerja dan Evaluasi Pengembangan Sumber Daya Manusia: Studi Kasus di Klinik X Bali Ketut Wiswa Wikrama; Alfina Hafshah Azhar; Ni Putu Darsini; Yen Efewati
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 2 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i2.3921

Abstract

Akreditasi klinik di Indonesia mewajibkan setiap klinik menyelenggarakan penilaian kinerja dan program pengembangan sumber daya manusia, namun kelengkapan dokumen tidak menjamin sistem tersebut mengubah perilaku kerja karyawan. Penelitian ini menganalisis hubungan komponen manajemen kinerja dan pengembangan SDM dengan kinerja karyawan, serta mengevaluasi kedalaman evaluasi program pengembangan SDM. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 68 karyawan sebuah klinik swasta di Bali yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, diadaptasi dari instrumen manajemen kinerja baku dan Individual Work Performance Questionnaire, dilengkapi telaah dokumen yang dinilai dengan model empat level Kirkpatrick. Analisis dilakukan dengan uji korelasi Spearman dan regresi linier berganda. Seluruh komponen berhubungan signifikan dengan kinerja karyawan. Model regresi menjelaskan 44,6 persen varians kinerja; pemantauan dan umpan balik menjadi prediktor dominan, diikuti pengembangan SDM dan tindak lanjut penghargaan, sedangkan penilaian kinerja formal tidak memberi pengaruh independen yang signifikan. Evaluasi pelatihan mencapai level reaksi pada seluruh program, tetapi hanya 11,5 persen yang mencapai level perilaku.