Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Kolaborasi Basarnas dan Dinas Sosial dalam Penanggulangan Bencana di Kabupaten Kolaka Iswani Mujiarti; Ashari; Rahmat Hidayat
PENA BANGSA: Bisnis dan Tata Kelola Publik Adaptif Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : PT. Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/pb.v1i2.284

Abstract

Disaster management at the regional level requires cross-agency collaboration because each institution holds different roles, authorities, and capacities. In Kolaka Regency, Basarnas is responsible for search and rescue (SAR) operations, while the Social Service handles logistics provision, evacuation shelters, and fulfillment of basic needs for survivors. The complexity of disasters demands synergy between these institutions to ensure faster, more effective, and well-coordinated responses. This study aims to analyze the forms of collaboration between Basarnas and the Social Service in disaster management in Kolaka Regency and to identify the dominant collaboration model based on the Agranoff–McGuire theory. The research employs a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observations, and documentation. Informants consisted of eight individuals from Basarnas, the Social Service, and the Regional Disaster Management Agency (BPBD). Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The findings show that the collaboration between Basarnas and the Social Service functions effectively and complements the main duties of each institution. Collaboration occurs during the mitigation stage (preparedness drills, outreach, and simulations), emergency response (evacuation, logistics distribution, establishment of public kitchens), and early recovery (needs assessment for survivors). Analysis based on the Agranoff–McGuire framework reveals that the Contented Model is the dominant form of collaboration, although elements of other models—such as Jurisdiction-Based, Top-Down, Donor–Recipient, and Reactive Models—are also evident in practice. Collaboration between Basarnas and the Social Service in Kolaka Regency enhances responsiveness, efficiency, and coordination in disaster management, even as both institutions continue to operate within their respective jurisdictions. The resulting collaboration is adaptive, strategic, and oriented toward field needs, thereby strengthening regional capacity in disaster risk reduction.
Wajah Baru Desaku Rumah Bertanda Desa Lalonggopi Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka: Bahasa indonesia Rahedin Suwo; Mahdun Arafat.T; Iswani Mujiarti; Muh. Ikhsan; Novalia Amanda Asmi; Nur Saidah; Nadrian Dwi CP; Nurfainnah; Regita Novebriana.T; Ratnasari; Yusril Isya Ajis
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i2.75

Abstract

Desa  Lalonggopi  merupakan  salah  satu  desa  yang  berada  di  Kecamatan Wolo dengan memiliki empat dusun, yaitu Dusun 1, Dusun 2, Dusun 3 dan dusun 4. Pelaksanaan pengabdian  selama 40 Hari dari 5 Agustus sampai 15 september 2024. Hasil dari kegiatan pengabdian   ini   agar   masyarakat   lebih   mudah   mencari   letak   rumah kepala keluarga  dan   rumah   perangkat   Desa Lalonggopi. Pemanfaatan   ini   dapat   langsung   digunakan   sebagai   petunjuk   masyarakat   desa   dan masyarakat  luar  desa  untuk  mencari  rumah  masyarakat desa setempat dan rumah perangkat  Desa  Lalonggopi.  Dimana  yang  pertama dilakukan  adalah  survei  lokasi  di tiap dusun  dan  mendata nama kepala keluarga serta daftar  nama perangkat  desa.  Untuk  metode  pemasangan kami melakukan secara langsung di tiap rumah masyarakat dan rumah perangkat desa. Metodelogi desain yang  digunakan dalam pembuatan petunjuk ini adalah metodelogi desain  komunikasi visual dengan menggunakan sumberdaya manusia dan menggunakan bahan dari seng plat, paku dan pilox sehingga pemasangan papan nama ini berjalan dengan lancer.