Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENGURANGI DAMPAK TEKANAN AKADEMIK DINI (EARLY ACADEMIC PRESSURE) MELALUI PENDEKATAN BERMAIN DI PAUD Ridho, Mansyur; Iik Zakiah Darajat; Imamah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4292

Abstract

Fenomena early academic pressure atau tekanan akademik dini semakin mengkhawatirkan dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia. Banyak lembaga dan orang tua menuntut anak menguasai kemampuan baca, tulis, dan hitung (calistung) sebagai tolok ukur keberhasilan, bahkan sebelum masuk sekolah dasar. Kondisi ini menimbulkan dilema bagi guru dalam menyeimbangkan tuntutan akademik dengan kebutuhan perkembangan anak. Tekanan yang berlebihan dapat menimbulkan stres belajar, menurunkan motivasi, serta menghambat perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam mengurangi dampak tekanan akademik dini melalui pendekatan bermain di PAUD. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur, Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis artikel ilmiah dan jurnal penelitian terkait yang diterbitkan pada periode 2014–2024. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema tentang tekanan akademik, strategi guru, dan pembelajaran berbasis bermain. Hasil menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi seperti mengembalikan esensi pembelajaran pada proses bermain bermakna, menerapkan play-based learning, menciptakan lingkungan yang menyenangkan, berkomunikasi positif dengan orang tua, dan menggunakan asesmen autentik. Pendekatan bermain secara signifikan berkontribusi pada penurunan tingkat stres, peningkatan keterlibatan, dan penguatan aspek kesejahteraan anak. Oleh karena itu, peran sentral guru menjadi kunci dalam merealisasikan pembelajaran PAUD yang berfokus pada pengalaman yang menyenangkan, holistik, dan sesuai dengan tahapan perkembangan.
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN ASYIK PADA ANAK USIA DINI DAN ORANG DEWASA: STUDI KASUS IMPLEMENTASI DI BKB PAUD MELATI 03 DAN PELATIHAN TOT DIGITALISASI PEMBELAJARAN KABUPATEN KARAWANG Ridho, Mansyur; Marijah, Marijah; Darajat, Iik Zakiah; Wijayanti, Yosephine; Watini, Sri
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7953

Abstract

Pembelajaran yang efektif pada anak usia dini maupun orang dewasa memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada capaian kognitif, tetapi juga memperhatikan aspek emosional dan psikologis peserta didik. Model Pembelajaran ASYIK (Aman, Senang, Yakin, Inovatif, Kreatif) dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran humanistik yang menekankan kondisi emosional positif sebagai fondasi belajar. Penelitian ini bertujuan membandingkan implementasi Model ASYIK pada pembelajaran anak usia dini di BKB PAUD Melati 03 dan pembelajaran orang dewasa dalam kegiatan Training of Trainers (TOT) Digitalisasi Pembelajaran di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, persamaan, dan perbedaan implementasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model ASYIK memiliki nilai inti yang konsisten pada kedua konteks pembelajaran, namun diadaptasi melalui strategi pedagogi berbasis bermain pada PAUD dan andragogi berbasis pengalaman pada pembelajaran orang dewasa. Temuan ini menegaskan bahwa Model ASYIK bersifat adaptif lintas usia dan relevan sebagai pendekatan pembelajaran humanistik.