Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEKNOLOGI PAKAN FERMENTASI DAN PUPUK ORGANIK BAGI PETANI PETERNAK DESA BUKIT PENINJAUAN I KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA Hayati, Rita; Jafrizal, Jafrizal; Muchlis, Rita Zurina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/bumir.v8i3.9087

Abstract

Kecamatan Sukaraja adalah pusat pertanian, perkebunan, dan peternakan Kabupaten Seluma. Masyarakat tidak hanya mengembangkan tanaman pangan (padi sawah dan palawija), tanaman perkebunan (karet, kakao, kelapa sawit, dan kakao), tetapi juga secara aktif mengembangkan bisnis ternak, khususnya sapi potong. Rata-rata keluarga petani memelihara dua ekor sapi, tetapi ada yang memelihara lebih dari 100 ekor. Semua orang tahu bahwa populasi ternak telah meningkatkan pendapatan masyarakat petani, tetapi kemajuan petani peternak juga menghadapi beberapa hambatan. Dalam hal produksi, ketersediaan pakan yang memadai selama musim panen dan ketersediaan yang sangat rendah selama musim tanam dan musim hujan. Limbah padat, juga dikenal sebagai feses ternak, adalah masalah lain dalam pengelolaan lingkungan. Saat ini, limbah ini hanya ditumpuk dan memerlukan waktu yang lama untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman pertanian dan perkebunan. sementara limbah cair, juga dikenal sebagai urine ternak, tidak digunakan sama sekali dan mencemari lingkungan. Tim pengusul dan kelompok tani Harapan Baru Desa Bukit Peninjauan I, mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat, memutuskan untuk memulai program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan menerapkan teknologi fermentasi untuk membuat pakan ternak, pupuk organik cair dan padat. Kegiatan pakan ternak fermentasi (PKM), pelatihan dan penerapan teknologi tepat guna dalam pembuatan pakan ternak fermentasi, pupuk organik kompos, dan pupuk organik cair (POC) biourine adalah bentuk dan langkah-langkah yang sudah dilakukan. PKM dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pembuatan pakan ternak fermentasi, pupuk organik kompos, dan POC biourine melalui kegiatan PKM yang sudah dilakukan.
Growth and productivity response of Pakchong grass (Pennisetum purpureum cv. Thailand) to palm compost Rani, Rani; Neli, Neli; Muchlis, Rita Zurina; Rita, Wismalinda; Suharnas, Edwar
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v9i2.6855

Abstract

This study aims to evaluate the effect of palm frond compost fertilizer on the productivity of Pakchong grass (Pennisetum purpureum cv. Thailand) as livestock feed. The study was conducted at the UPTD-PPT IB Livestock and Animal Health Service of Bengkulu Province from July 2024 to April 2025 using a randomized block design (RBD) with four compost dose treatments (T0, T10, T20, and T30 tons/ha) and three replicates. The parameters observed included plant height, leaf width, stem circumference, and number of tillers. The results showed that compost application did not have a significant effect on the first harvest, but a significant increase was observed in the second harvest. The 30 tons/ha treatment produced the best growth, with plant height reaching 620.7 cm, stem circumference 57.42 mm, leaf width 10.77 cm, and an average of five tillers per clump. This indicates that oil palm frond compost has the potential to be an effective organic fertilizer in the long term, after the decomposition process has run optimally. Thus, the utilization of oil palm frond waste not only increases forage productivity but also supports sustainable agriculture through environmentally friendly waste management.