Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Filsafat Dan Jiwa Pendidikan Dalam Perspektif Tiga Ulama Besar : Tradisional, Modern, Dan Integritas Salsabila Nurhasanah; Nur Hidayahtul Wakhidah; Aminatul Mukhlisa; Prof. Dr. H. M. Yunus Abu Bakar, M. Ag
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.7535

Abstract

This article comprehensively examines the educational thought and spirit of three prominent figures of Indonesian Islam—KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, and KH. Imam Zarkasyi—who represent three educational paradigms: traditional, modern, and integrative. Using a qualitative research method with a library research approach, this study explores their brief biographies, philosophies, values, and the educational spirit, including the philosophical foundations underpinning the systems each figure developed. The analysis shows that the development of Islamic education in Indonesia is the result of dynamic interaction among these three paradigms, which complement and strengthen one another. This research emphasizes the importance of synthesizing their thoughts in formulating a relevant direction for contemporary Islamic education.
Urgensi Diagnostik Kemampuan Awal Peserta Didik dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Nur Halimatus Sa' Diyah; Aminatul Mukhlisa; M. Kholid Bayu Amrullah; M. Yunus Abu Bakar
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9679

Abstract

Pengetahuan awal siswa merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran, karena berkaitan dengan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang dimiliki siswa sebelum mempelajari materi yang lebih kompleks. Oleh karena itu, mengidentifikasi pengetahuan awal melalui asesmen diagnostik merupakan langkah penting bagi guru dalam memahami kesiapan belajar siswa, karakteristik mereka, dan kebutuhan belajar mereka. Asesmen diagnostik dapat dilakukan melalui teknik tes dan non-tes, seperti pretest, tes tertulis, wawancara, observasi, dan kuesioner, untuk mendapatkan gambaran tentang pemahaman awal siswa, latar belakang, dan gaya belajar mereka. Informasi yang diperoleh kemudian dapat digunakan oleh guru untuk menentukan strategi dan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa. Dengan memahami pengetahuan awal siswa secara akurat, proses pembelajaran dapat dirancang lebih efektif, sehingga siswa dapat menghubungkan pengetahuan yang ada dengan materi baru yang dipelajari. Kata kunci: kemampuan awal, penilaian diagnostik, pembelajaran, siswa.