Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Morphophonemic Processes in Arabic Verbs and Their Derivations (Study of the Al-Qur'an Juz 30) Dinan El Haq Rahimahullah; Lina Marlina
Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/tilawah.v1i4.33

Abstract

This study aims to describe and understand the morphophonemic processes of Arabic verbs and their derivations, particularly in Juz' 30 of the Quran. This study uses a qualitative approach with a descriptive research method. Data collection employed library techniques, utilizing written sources from Juz' 30 of the Quran. Data analysis applied the theory of morphophonemic processes in Arabic to the collected and classified data. The data analysis will be presented informally. The transliteration guidelines used are the Joint Decree (SKB) of the Minister of Religious Affairs and the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia Number 158 of 1987 and Number 0543b/U/1987. From the results of data collection and classification, there are 311 data on morphophonemic processes in the Qur'an, chapter 30, with details of (1) 252 data on الإعلال /al-i'la>l/, (2) 22 data on الإبدال /al-ibda>l/, and (3) 37 data on الإدغام /al-idga>m/. It is hoped that this research can contribute in the form of novelty and progress in the field of Arabic linguistics in microlinguistic studies, namely phonology and morphology.
Pemanfaatan Aplikasi Infinite Painter Dalam Pembelajaran Kaligrafi Dinan El Haq Rahimahullah; Isop Syafe’i; Saepul Rahman
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 2 (2025): Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/muhad.v7i2.4444

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran abad ke-21 dan tuntutan SDGs poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas yang menekankan integrasi teknologi dalam peningkatan keterampilan menulis melalui kaligrafi. Pembelajaran kaligrafi yang masih dominan menggunakan metode konvensional sering menimbulkan kendala, seperti keterbatasan alat, proses pembuatan yang kurang fleksibel, serta kesalahan yang sulit diperbaiki. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih menarik dan efisien, dan pemanfaatan aplikasi Infinite Painter dipandang sebagai salah satu solusi alternatif dalam pembelajaran kaligrafi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi Infinite Painter dalam pembelajaran kaligrafi, menjelaskan prosedur penggunaannya dalam proses pembelajaran, serta mengidentifikasi berbagai kekurangan yang muncul dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenisnya deskriptif. Sumber data berasal dari data sekunder penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi literatur. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Infinite Painter dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kaligrafi digital yang interaktif dan fleksibel. Dalam pembelajaran, aplikasi ini berfungsi sebagai sarana demonstrasi, latihan menulis, serta media evaluasi dan dokumentasi hasil karya kaligrafi digital. Prosedur penggunaannya meliputi tujuh langkah, yaitu (1) menentukan teks, (2) membuat mal, (3) mewarnai latar, (4) memberi garis tepi, (5) menambah ornamen, (6) membuat sket, dan (7) menulis kaligrafi. Namun demikian, terdapat beberapa kekurangan, seperti (1) berkurangnya keterampilan manual mencampur warna, (2) keterbatasan fitur pada versi gratis, (3) kebutuhan spesifikasi perangkat, (4) kebutuhan akan stylus pen, (5) ketidaknyamanan pada layar kecil dan (5) ketiadaan brush khusus kaligrafi Arab yang memerlukan penyesuaian teknis tambahan.  
Analisis Campur Kode Dalam Kanal Youtube Tirta Pengpengpeng: Kajian Sosiolinguistik Dinan El Haq Rahimahullah; Izzuddin Musthafa; Ade Nandang
Hasta Wiyata Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This study aims to identify the use of code-mixing by dr. Tirta on his YouTube channel and the factors that influence its occurrence. The research employs a qualitative approach with a descriptive research type, which aims to describe and understand a phenomenon. In collecting the data, the researcher used observation and note-taking techniques. The data source observed consists of three videos from the Tirta PengPengPeng YouTube channel. After the data was collected, the next step was classifying it based on specific questions to align with the context, followed by analysis and presentation in tabular form. From the three videos observed and noted, there were 66 instances of code-mixing identified, consisting of (1) 15 instances in video 1, (2) 14 instances in video 2, and (3) 37 instances in video 3. The causes of code-mixing used by Dr. Tirta as the speaker fall into four categories: (1) the speaker, (2) the interlocutor, (3) the situation, and (4) habit. However, the primary influencing factor is the speaker himself, while the other three are merely supporting factors.