Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Parents in Language Stimulation in Children with Post-Seizure Speech Disorders Putri Natasya Rizti
Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/kasyafa.v2i4.133

Abstract

This study aims to explore in depth the role of parents in providing language stimulation for 5–6-year-old children experiencing post-seizure speech disorders in Siak City. Children with a history of seizures are at higher risk of neurological disruptions and oral-motor impairments that directly affect their language development. These challenges include difficulties in articulation, limited vocabulary, and slow communicative responses. This research employed a descriptive qualitative approach through in-depth interviews with parents and observations of parent–child daily interactions. The findings reveal that parents’ limited understanding of language development stages leads to inadequate and inappropriate stimulation at home. Forms of neglect such as minimal verbal interaction, low engagement in shared reading, and excessive gadget use were found to worsen speech delays. Moreover, delayed access to speech therapy causes children to miss critical developmental periods, resulting in slower recovery of language abilities. However, when parents become actively involved through oral-motor exercises, language-based play, shared reading activities, and intensive communication, noticeable improvements in speech clarity, expressive abilities, and confidence were observed. This study highlights that structured and consistent language stimulation, supported by strong collaboration among parents, teachers, and therapists, is essential for facilitating language recovery in post-seizure children. A responsive and emotionally supportive home environment serves as the foundation for effective communication development.
Perbandingan Efektivitas Metode Ceramah dan Diskusi dalam Meningkatkan Pemahaman Pendidikan Agama Islam Muhajir Darwis; Gustia Audina; Putri Natasya Rizti; Suci Rahmayanti; Muhammad Mujahidin Assidiqi; Herlinawati; Muhammad Haikal
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i2.528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas antara metode ceramah dan metode diskusi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan strategi pembelajaran yang tidak hanya mampu menyampaikan materi secara efektif, tetapi juga mendorong partisipasi aktif siswa serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder seperti artikel jurnal, buku, hasil penelitian, dan dokumen pembelajaran PAI, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah efektif dalam menyampaikan materi secara sistematis dan meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama ketika dipadukan dengan teknologi dan pendekatan interaktif. Namun, metode ini cenderung kurang melibatkan siswa secara aktif. Di sisi lain, metode diskusi memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan memahami materi secara mendalam melalui interaksi langsung. Kendati demikian, keberhasilan metode diskusi bergantung pada kesiapan guru, manajemen waktu, serta keterlibatan siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kedua metode memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing. Oleh karena itu, penggabungan metode ceramah dan diskusi secara seimbang dan terencana sangat dianjurkan untuk menciptakan pembelajaran PAI yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna serta meningkatkan hasil belajar siswa secara komprehensif.