Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sebaran benthos di ekosistem mangrove, Belawan Provinsi Sumatera Utara Leidonald, Rusdi; Manalu, Natasya Rebekka; Muhtadi, Ahmad
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v4i2.22379

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan habitat berbagai jenis biota, baik teresterial maupun akuatik. Beberapa biota seperti kelompok bentik ditemukan tenggelam dalam substrat, di permukaan substrat, menempel pada akar-akar mangrove, menempel pada batang, dan bahkan menempel pada daun mangrove, terutama mangrove kategori anakan atau semai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat distribusi benthos di ekositem mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2023 di Kawasan mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sample dilakukan di 28 stasiun dengan metode purposive sampling yang mewakili pada bagian hulu, tengah, dan belakang estuary Belawan. Bentos yang didapatkan di Estuari Belawan terdiri dari 3 kelas, 17 famili dan 40 spesies. Secara umum benthos yang ditemukan di Ekosistem mangrove yaitu kelompok moluska yang didomnasi oleh Gastropoda. Persebaran komunitas bentos pada ekosistem mangrove di Estuari Belawan yang didapatkan tersebar tidak merata pada 28 stasiun yang diamati. |Kepadatan terbanyak didapatkan pada stasiun 1 yaitu 104 ind/m2 dan nilai kepadatan terendah adalah pada stasiun V yaitu 14,6 ind/m2 Keyword: Benthos, estuary, gastropod, moluska, mangrove
Sebaran benthos di ekosistem mangrove, Belawan Provinsi Sumatera Utara Leidonald, Rusdi; Manalu, Natasya Rebekka; Muhtadi, Ahmad
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v4i2.22379

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan habitat berbagai jenis biota, baik teresterial maupun akuatik. Beberapa biota seperti kelompok bentik ditemukan tenggelam dalam substrat, di permukaan substrat, menempel pada akar-akar mangrove, menempel pada batang, dan bahkan menempel pada daun mangrove, terutama mangrove kategori anakan atau semai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat distribusi benthos di ekositem mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2023 di Kawasan mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sample dilakukan di 28 stasiun dengan metode purposive sampling yang mewakili pada bagian hulu, tengah, dan belakang estuary Belawan. Bentos yang didapatkan di Estuari Belawan terdiri dari 3 kelas, 17 famili dan 40 spesies. Secara umum benthos yang ditemukan di Ekosistem mangrove yaitu kelompok moluska yang didomnasi oleh Gastropoda. Persebaran komunitas bentos pada ekosistem mangrove di Estuari Belawan yang didapatkan tersebar tidak merata pada 28 stasiun yang diamati. |Kepadatan terbanyak didapatkan pada stasiun 1 yaitu 104 ind/m2 dan nilai kepadatan terendah adalah pada stasiun V yaitu 14,6 ind/m2 Keyword: Benthos, estuary, gastropod, moluska, mangrove
Biodiversity and Ecosystem Status of Mangroves in the Belawan Estuary, North Sumatra Province, Indonesia Muhtadi, Ahmad; Leidonald, Rusdi; Fadhilah, Amanatul; Habibi, Arya Yusuf; Manalu, Natasya Rebekka; Nasution, Decy M. Carolina; Pulungan, Parhan; Begum, Salma
Journal of Sylva Indonesiana Vol. 9 No. 01 (2026): Journal of Sylva Indonesiana
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsi.v9i01.19749

Abstract

Estuaries function as sediment deposition zones that provide essential substrates for mangrove development. Consequently, estuaries and mangroves constitute integral components of coastal ecosystems. The mangrove ecosystem in the Belawan Estuary, North Sumatra Province, is increasingly threatened by rapid urban expansion in Medan City. This study aimed to assess mangrove biodiversity, structural characteristics, and ecological status in the Belawan Estuary. Field surveys were conducted in November 2023 across 28 sampling stations representing seaward, middle, and landward sections of the estuary. Vegetation data were analyzed using density, diversity, evenness, dominance, and Importance Value Index (IVI). A total of 26 mangrove species were recorded, comprising 21 true mangrove species and 5 associated species. The most widely distributed species were Avicennia marina, Avicennia lanata, and Nypa fruticans. Mangrove density ranged from 533 to 2,733 ind ha⁻¹, with an average of 1,420 ind ha⁻¹. Shannon–Wiener diversity values ranged from 0.04 to 1.95, indicating relatively low diversity in several landward stations dominated by N. fruticans. Although the overall condition of mangroves in the Belawan Estuary is classified as good, the ecosystem remains highly vulnerable to land-use conversion under the revised spatial planning framework. Strengthening conservation-oriented spatial policy is therefore essential to ensure long-term ecosystem sustainability.