Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menyingkap Makna Peribahasa Jawa: Interpretasi Masyarakat tentang Relasi Orang Tua dan Anak Ahc Fausi; Muhammad Anis Rofiq; Imam Baehaqie
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qpw7qq75

Abstract

Penelitian etnolinguistik ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara komprehensif interpretasi masyarakat Jawa, khususnya orang tua dan tokoh adat, terhadap tiga peribahasa kunci mengenai hubungan anak dan orang tua, serta menelaah pergeseran maknanya akibat modernisasi. Suku Jawa, yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam tatanan moralitas dan etika di Indonesia, mewariskan ajaran kebaktian melalui peribahasa sebagai inti dari kearifan lokal. Tiga peribahasa yang dikaji adalah Mikul Dhuwur Mendem Jero, Kacang Ora Ninggal Lanjaran, dan Anak Polah Bapak Kepradhah. Penelitian menggunakan pendekatan etnolinguistik dan metode cakap (wawancara mendalam) terhadap tiga informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika antara upaya melestarikan nilai luhur dan pergeseran makna yang tak terhindarkan dalam pandangan masyarakat kontemporer. Interpretasi makna filosofis Mikul Dhuwur Mendem Jero konsisten dimaknai sebagai kewajiban anak menjunjung martabat dan menyembunyikan aib orang tua. Namun, pergeseran makna yang signifikan terlihat pada Kacang Ora Ninggal Lanjaran, yang oleh sebagian informan ditafsirkan sebagai kewajiban untuk tidak melupakan asal atau orang yang telah berbuat baik, bukan lagi hanya soal pewarisan karakter dari orang tua. Sementara itu, Anak Polah Bapak Kepradhah dinilai kontroversial dan hanya relevan pada rentang waktu tertentu, sebab konsekuensi perbuatan anak yang sudah dewasa (baligh) seharusnya ditanggung sendiri oleh anak tersebut. Secara keseluruhan, disimpulkan bahwa interpretasi dan pergeseran makna ini merupakan proses adaptasi nilai di mana masyarakat mulai mengoreksi relevansi universal peribahasa di tengah arus modernisasi, namun tetap berupaya mempertahankan ajaran kebaktian sebagai poros utama moralitas sosial.
Penggunaan Frasa Verbal dalam Teks Berita Detik.com Terbitan September 2025 Maulani Apriliani; Muhammad Anis Rofiq; Fellice Ariqah Marsa; Aisyah Nur Faizah; Endah Sawitri; Asep Purwo Yudi Utomo; Tutik Wijayanti; Chaerunnissa Chaerunnissa
Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan  Vol. 4 No. 2 (2026): April: Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pragmatik.v4i2.2591

Abstract

This study aims to identify, analyze, and describe in depth the types of coordinating verbal phrases (FV) and subordinating verbal phrases (FV) contained in Detik.com news texts published in September 2025. Based on the fundamental role of language as a means of communication and social interaction (syntax), the object of research is focused on FV as a grammatical unit that has a verb core and functions as a predicate. This study uses a qualitative descriptive method with a syntactic theoretical approach. Data collection was carried out through the technique of listening and taking notes on Detik.com news texts, while data analysis was applied using the distribution method, where the determining tool comes from the linguistic elements themselves. The results of the study showed the discovery of a total of 13 verbal phrases divided into 3 coordinating FVs and 10 subordinating FVs (including the patterns Adv + V, V + Adv, V + Adj, and V + N). In detail, 3 coordinating FVs, 3 FVSs with Adv + V pattern, 2 FVSs with V + Adv pattern, 2 FVSs with V + Adj pattern, and 3 FVSs with V + N pattern were found. This finding emphasizes the importance of understanding phrase structure in maintaining clarity of meaning. This research is expected to improve readers' literacy understanding and serve as a scientific reference for similar linguistic studies.