Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Literature Review on Vocational Interest Measurements Using Bibliometric Analysis Bagaskara, Rafli Sodiq; Assa, Nadim Alfan
Buletin Psikologi Vol 33, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/buletinpsikologi.97250

Abstract

Vocational interest assessments play an important role in supporting high school students in identifying appropriate career paths, particularly for those planning to pursue tertiary education. Nevertheless, a comprehensive evaluation of the literature is essential to assess the relevance, gaps, and current state of vocational interest measurement. Therefore, this study aimed to analyze global publication trends and research related to vocational interest assessment. Using a bibliometric approach, 232 articles were retrieved from the Dimensions AI database, covering the period from 1924 to 2024. The Journal of Vocational Behavior emerged as the most prominent journal in this field, while James B. Round from the University of Illinois, Urbana-Champaign was identified as the most influential author. Between 2014 and 2024, 62 relevant publications were recorded, including six from Indonesia. This study offered insights into publication growth, author affiliations, and key themes while identifying underdeveloped areas requiring further exploration in the measurement of vocational interest.
Properti Psikometri Indonesia Desirable Responding Scale Bagaskara, Rafli Sodiq; Iman, Hafiyyan Izdihar; Assa, Nadim Alfan; Yudiana, Whisnu
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.68135

Abstract

Kepatutan sosial (social desirability) merupakan bias respons yang dapat mengancam validitas pengukuran self-report. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi properti psikometris dari Indonesia Desirable Responding Scale (IDRES), sebuah instrumen baru yang didasarkan pada model dua faktor Paulhus: self-deceptive enhancement (SDE) dan impression management (IM). Partisipan penelitian ini berjumlah 508 orang (M usia = 23 tahun; SD = 4.93) yang terlibat dalam asesmen daring berisiko rendah (low stake) maupun tinggi (high stake). Evaluasi psikometri dilakukan menggunakan pendekatan classical test theory (CTT), dan item response theory (IRT) melalui model Rasch untuk memperoleh bukti reliabilitas instrumen dan validitasnya. Hasil menunjukkan bahwa, berdasarkan pendekatan CTT, kedua dimensi memiliki reliabilitas yang memuaskan untuk SDE (α = .857; ω = .858) dan IM (α = .774; ω =.717). Namun demikian, analisis Rasch mengungkap bahwa dimensi IM memiliki reliabilitas person yang rendah (.552) dengan tingkat endorsement butir soal yang cenderung tinggi. Selanjutnya, pembuktian validitas internal dengan confirmatory factor analysis (CFA) menunjukkan bahwa model dua faktor memiliki kecocokan model (fit) yang jauh lebih baik (X2= 332, CFI = .973; TLI = 969; RMSEA = .044; SRMR = .069) dibandingkan model unidimensional (X² = 633; df =170; p < .05; CFI = .922; TLI = 913; RMSEA = .073; SRMR = .102). Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun IDRES adalah alat ukur yang reliabel dan terbukti secara struktural valid, dimensi IM memerlukan perbaikan lebih lanjut dengan penggunaan norma terpisah berdasarkan gender serta penyesuaian tingkat kesulitan butir soal untuk meminimalkan bias gender pengukuran kepatutan sosial.