Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan komunikasi internal dan efektivitas kerja sama tim pada PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) Medan yang berdampak pada kinerja karyawan. Observasi menunjukkan adanya hambatan seperti penyampaian informasi yang tidak jelas, kesalahpahaman, serta rendahnya sinergi tim, sehingga mengurangi produktivitas dan pencapaian target perusahaan. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan kerja sama tim terhadap kinerja karyawan di PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kerja sama tim dan komunikasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) Medan, secara parsial dan simultan serta seberapa besar persentasenya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji asumsi klasik dan regresi linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah menggunakan SPSS 25, diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Y= 2.567 + 0.394X1 + 0.530X2 + e . Secara parsial, variabel kerja sama tim (X₁) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan terbukti dari nilai t-hitung > t-tabel (6.600 > 1,98827). Variabel komunikasi (X₂) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan terbukti dari nilai t-hitung > t-tabel (7.147 > 1,98827). Secara simultan, variabel kerja sama tim (X₁) dan komunikasi (X₂) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya hipotesis penelitian diterima, terbukti dari nilai F-hitung > F-tabel (89.987 > 3,10). Variabel kerja sama tim (X₁) dan komunikasi (X₂) mampu menjelaskan bahwa variabel kinerja karyawan sebesar 67,2%, sisanya sebesar 32,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.