Ramadhana, Tia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Generasi Mempengaruhi Pola Interaksi Sosial Antara Ruang Digital dan Realitas Fisik di Lapangan Gajah Mada Medan Sinaga, Nadhillah Maharani; Situmeang, Theresya Claudya P.; Aisah, Siti; Manurung, Natasya Anggraini Br; Ramadhana, Tia; Sianipar, Miracle Stephanie
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13976

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh perbedaan generasi terhadap pola interaksi sosial di ruang publik, khususnya dalam konteks keseimbangan antara interaksi digital dan realitas fisik di Lapangan Gajah Mada Medan. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi di ruang publik, dengan dampak yang berbeda pada setiap generasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode wawancara mendalam terhadap tiga kelompok generasi: anak-anak (Gen Alpha), remaja (Gen Z), dan orang tua (Milenial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap generasi memiliki pola interaksi yang berbeda secara signifikan. Generasi anak-anak masih menunjukkan intensitas interaksi tatap muka yang tinggi tanpa gangguan teknologi digital. Generasi Z menampilkan pola interaksi hybrid dengan penggunaan teknologi yang selektif namun mengakui dominasi interaksi digital yang berdampak negatif pada komunikasi langsung. Generasi orang tua menunjukkan pola interaksi fungsional dengan penggunaan teknologi yang minimal. Penelitian ini menemukan bahwa keseimbangan antara interaksi digital dan fisik belum tercapai, dengan kecenderungan dominasi digital yang mengurangi kualitas interaksi tatap muka. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan ruang publik yang inklusif dan mampu mengakomodasi kebutuhan berbagai generasi di era digital.
Analisis Ilmiah tentang Proses Terjadinya Hujan dalam Sains dan Al-Qur’an Ulhaq, Muhammad Zia; Musdhalifah, Musdhalifah; Aisah, Siti; Ramadhana, Tia; Manurung, Ummy Saskia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terjadinya hujan berdasarkan perspektif sains modern dan Al-Qur’an, serta mengkaji keselarasan antara keduanya. Hujan merupakan fenomena alam yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan karena menjadi sumber utama air bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, referensi meteorologi, serta tafsir Al-Qur’an yang berkaitan dengan proses hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif sains, hujan terbentuk melalui siklus hidrologi yang meliputi evaporasi, kondensasi, dan presipitasi, serta dipengaruhi oleh faktor atmosfer seperti suhu, kelembapan, angin, dan inti kondensasi. Sementara itu, Al-Qur’an menjelaskan hujan sebagai proses yang bertahap dan teratur, sebagaimana termuat dalam QS. An-Nur ayat 43, QS. Qaf ayat 9, dan QS. At-Tariq ayat 11, yang menggambarkan pembentukan awan, penggabungan awan, hingga turunnya hujan secara berulang. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penjelasan Al-Qur’an selaras dengan konsep ilmiah modern, sehingga hujan dapat dipahami tidak hanya sebagai proses fisika atmosfer, tetapi juga sebagai bukti keteraturan ciptaan dan rahmat Allah SWT. Dengan demikian, integrasi perspektif sains dan Al-Qur’an memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fenomena hujan.