Barata, Muhammad Wibhysono Putra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Tompobalang Kabupaten Gowa Barata, Muhammad Wibhysono Putra; Mario, Mario; Jusnawati, Jusnawati
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i3.79374

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni guna melihat (1) Bagaimana pendidikan kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Tompobalang (2) Apa faktor pendorong dan penghambat perubahan perilaku kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Tompobalang. Pendekatan kualitatif deskriptif ialah jenis penelitian yang dipergunakan dengan teknik pengambilan data yakni wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwasanya: (1) pendidikan kemandirian KPM dapat dicermati melalui aspek berikut; Pemahaman KPM terhadap tujuan dan manfaat PKH cukup baik, meskipun masih ditemukan sikap ketergantungan pada bantuan. Pada pendidikan formal, KPM dapat lebih mandiri memenuhi kebutuhan sekolah dan memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi anak. Pada aspek kesehatan, nampak kesadaran bagi KPM untuk memanfaatkan layanan kesehatan meskipun masih terbatas, sebagian dipengaruhi oleh status komponen kesehatan dan efektivitas materi P2K2. (2) Faktor pendukung perubahan perilaku kemandirian KPM antara lain komunikasi efektif antara pendamping dan KPM, pelatihan dari Kemensos, dan koordinasi lintas sektor yang baik. Sementara faktor yang memghambat meliputi keterbatasan sumber daya, akses komunikasi, serta minimnya bantuan yang diterima. Perubahan perilaku pendidikan ini tentunya sangat ditentukan oleh pendidikan yang didapatkan melalui program PKH. Hal ini dapat dianalisis melalui teori perilaku terencana  yang dikemukakan oleh Icek Ajzen melalui tiga indicator berikut, yakni sikap KPM PKH terhadap program, norma subjektif yang diberikan pendamping PKH dan lingkunagan sekitar, serta kontrol terhadap perilaku KPM yang dapat mendorong perubahan perilaku kemandirian.