Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GASTRONOMI DALAM NOVEL “NEGERI VAN ORANJE” KARYA WAHYUNINGRAT DAN KAWAN-KAWAN: GASTRONOMY IN THE NOVEL “NEGERI VAN ORANJE” BY WAHYUNINGRAT ET AL. Fahimah; Dwi Wahyu Candra Dewi; Ahsani Taqwiem
LOCANA Vol. 8 No. 2 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i2.313

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menjelaskan fungsi gastronomi serta persilangan budaya melalui interaksi tokoh yang melibatkan gastronomi dalam novel Negeri van Oranje karya Wahyuningrat dan kawan-kawan. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan gastronomi sastra dengan perspektif fungsiogastronomi sastra. Studi pustaka diterapkan sebagai teknik pengumpulan data dengan instrumen berupa tabel pengklasifikasian data. Setelah dikumpulkan, data dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gastronomi dalam novel ini memiliki fungsi sebagai pengingat masa lalu, pembuka dalam pembicaraan, meningkatkan kebersamaan, mempererat banyak orang, pengenalan identitas, mata pencaharian, asupan nutrisi, estetika cerita, ekspresi rasa, menyehatkan jiwa manusia, bentuk adaptasi dengan lingkungan baru, penetral emosi, referensi keterampilan kuliner, dan pengenalan kebiasaan. Sementara itu, persilangan budaya tercermin melalui enam komponen yang menggambarkan bahwa makanan atau minuman menjadi medium interaksi lintas budaya. Enam komponen tersebut, yaitu asal makanan atau minuman, adaptasi budaya, persepsi terhadap makanan atau minuman, konflik atau harmoni budaya, lingkungan sosial dan makna simbolis makanan atau minuman. Abstract This study aims to explain the function of gastronomy and cultural cross-cultural interactions through character interactions involving gastronomy in the novel Negeri van Oranje by Wahyuningrat et al. This qualitative study uses a literary gastronomy approach with a literary gastronomy function perspective. Literature study is applied as a data collection technique with an instrument in the form of a data classification table. After being collected, the data is analyzed using content analysis techniques. The results of the study indicate that gastronomy in this novel has a function as a reminder of the past, an opener in conversation, increasing togetherness, bringing many people together, introducing identity, livelihood, nutritional intake, story aesthetics, expression of taste, nourishing the human soul, a form of adaptation to a new environment, neutralizing emotions, culinary skill references, and introducing habits. Meanwhile, cultural cross-culturalism is reflected through six components that illustrate that food or drink is a medium for cross-cultural interaction. The six components are the origin of food or drink, cultural adaptation, perception of food or drink, cultural conflict or harmony, social environment and the symbolic meaning of food or drink.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MURID KELAS VIII C SMPN 7 BANJARMASIN: IMPROVING INDONESIAN LANGUAGE LEARNING OUTCOMES THROUGH THE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MODEL BASED ON DIFFERENTIATED LEARNING IN GRADE VIII C STUDENTS OF SMPN 7 BANJARMASIN Anisa; Fahimah; Noor Cahaya; Rusdiana
LOCANA Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v9i1.435

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menjelaskan peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia murid kelas VIII C pada materi “Mengenal Pidato” melalui penerapan model Teams Games Tournament (TGT) berbasis pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 murid dengan teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT berbasis pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar murid. Mengingat adanya peningkatan hasil belajar baik secara kelompok maupun individu. Nilai rata-rata kelompok meningkat dari 63,75 pada pra-siklus menjadi 91,25 pada siklus II dengan ketuntasan 100%. Sementara itu, nilai rata-rata individu meningkat dari 61,33 menjadi 96 dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Abstract This study aims to explain the improvement of Indonesian language learning outcomes of class VIII C students on the topic "Understanding Speech" through the application of the Teams Games Tournament (TGT) model based on differentiated learning. This study is a Classroom Action Research (CAR) which was carried out in two cycles, each including the planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 30 students with data collection techniques in the form of tests, observations, and documentation which were analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the study indicate that the TGT model based on differentiated learning is effective in improving student learning outcomes. Considering the increase in learning outcomes both in groups and individually. The average group score increased from 63.75 in the pre-cycle to 91.25 in cycle II with 100% completeness. Meanwhile, the average individual score increased from 61.33 to 96 with learning completeness reaching 100%.