Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitatif Perbandingan Profil Unsur Tablet Parasetamol Generik Menggunakan Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) Mulan Gevika Amara Putri; Ni Ketut Anggun Damayanti; Ni Komang Tria Pradnyani Dewi; Hery Suyanto; Tambunan Matthew Valentino
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 2 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i2.1777

Abstract

Parasetamol merupakan obat analgesik-antipiretik yang banyak digunakan dalam bentuk tablet generik dengan variasi eksipien antar merek. Perbedaan ini dapat memengaruhi profil kandungan unsur penyusun tablet, seperti unsur logam kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) yang penting untuk kontrol mutu farmasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) untuk mendeteksi variasi unsur penyusun tablet parasetamol generik. Optimasi parameter LIBS dilakukan pada energi laser (100, 130, 150 mJ) dan delay time detection (0,1; 0,5; 1,0 µs) menggunakan sinyal unsur C, H, O, dan N sebagai acuan. Energi 150 mJ dan delay time detection 0,1 µs menghasilkan intensitas sinyal tertinggi dan dipilih sebagai kondisi optimum. Spektrum sampel standar menunjukkan puncak emisi intens untuk unsur H, N, dan O dengan unsur C terdeteksi sebagai puncak minor. Lima tablet parasetamol menunjukkan variasi profil spektral, terutama pada unsur Ca dan Mg. Tablet D memiliki intensitas puncak Ca dan Mg tertinggi, sedangkan tablet A tidak menunjukkan sinyal yang jelas pada kedua unsur tersebut. LIBS terbukti mampu mendeteksi variasi unsur antar merek tablet parasetamol secara cepat dan non-destruktif, serta berpotensi digunakan sebagai metode skrining awal dalam pengawasan mutu sediaan farmasi berbasis komposisi unsur.
Evaluasi 2-Metiltetrahidrofuran sebagai Pelarut Hijau untuk Ekstraksi Fenolik dan Asam Lemak dalam Praktik Farmasi Berkelanjutan Ni Komang Tria Pradnyani Dewi; Ni Made Widi Astuti
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 4 (2025): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2025
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2025.v04.p08

Abstract

Penggunaan pelarut hijau berbasis biomassa menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan praktik farmasi berkelanjutan. Salah satu kandidat potensial adalah 2-metiltetrahidrofuran (2-MeTHF) yang telah menunjukkan kinerja unggul dalam proses ekstraksi senyawa bioaktif. Kajian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas 2-MeTHF dengan pelarut konvensional dan pelarut hijau lainnya dalam ekstraksi senyawa fenolik dan asam lemak. Metode yang digunakan berupa tinjauan naratif terhadap 17 artikel primer yang diperoleh melalui proses seleksi literatur dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa 2-MeTHF mampu memberikan yield ekstraksi yang tinggi dan mempertahankan senyawa bioaktif minor, seperti tokoferol, skualen, dan β-karoten. Selain itu, model prediktif COSMO-RS mendukung temuan empiris dengan menunjukkan kemampuan solubilitas 2-MeTHF yang lebih baik dibandingkan pelarut konvensional dan setara dengan pelarut hijau lain. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa 2-MeTHF merupakan pelarut hijau yang sangat potensial untuk mengekstraksi senyawa fenolik dan asam lemak. Secara praktis, 2-MeTHF bersumber dari biomassa terbarukan, bersifat biodegradable, memiliki toksisitas rendah, dan dapat didaur ulang, sehingga relevan untuk pengembangan formulasi farmasi yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi penggunaan 2-MeTHF dalam transformasi senyawa aktif dan formulasi akhir sediaan obat.