Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SISWA SDIT AL-FITYAH Nurwana Basyar, Rena; Dwi Andira, Aprillia; Mardhiyah, Lailatul; Fijjannah Aliyyah, Annisa; Aryusya Thamrin, Alwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3394-3400

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut sering kali diabaikan oleh masyarakat. Rendahnya kesadaran dalam merawat kesehatan gigi mulut merupakan salah satu penyebab dari penyakit gigi dan mulut pada masyarakat Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan 57,6% penduduk Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut dan hanya sekitar 10,2% yang telah mendapatkan pelayanan medis. Prevalensi gigi berlubang pada anak usia dini sangat tinggi (93%) dan hanya 7% anak yang bebas dari masalah gigi berlubang. Oleh karena itu, sangat perlu untuk mulai melakukan tindakan pencegahan gigi berlubang sejak dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperiment dengan desain One Group Pre Test-Post Test, yaitu penelitian eksperimen tanpa kelompok kontrol dengan kata lain hanya ada satu kelompok saja yang akan mengisi kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian penyuluhan dengan media Power Point terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas 4 dan 5 sebanyak 53 siswa tentang kesehatan gigi dan mulut di SD Al-Fityah, Kelurahan Paya Roba, Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai. Data yang telah terkumpul akan dianalisis menggunakaan software analisis data berupa SPSS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon setelah dilakukannya Uji Normalitas data terlebih dahulu. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh P-value 0,041. Karena P-value 0,05 artinya ada perbedaan rata-rata hasil Pre-Test dengan Post-Test sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut di SD Al-Fityah Kota Binjai.
Spatial Clustering and Hotspot Analysis of Dengue Fever in West Java Province, 2020–2024 Mardhiyah, Lailatul; Suhartono, Suhartono; Raharjo, Mursid; Wahyuningsih, Nur Endah; Sulistiyani, Sulistiyani
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 4 (2026): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i4.563

Abstract

Introduction: Dengue fever, a vector-borne disease caused by the dengue virus (DENV) and transmitted by Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes, has become a major public health problem in West Java, Indonesia. Objective: This study aimed to map high-risk zones of dengue fever in West Java from 2020 to 2024 using spatial analysis techniques. Method: The study used confirmed dengue case data obtained from the West Java Health Profile and applied ArcMap version 10.5 for spatial mapping and analysis, including Global Moran’s Index, Getis-Ord Gi*, Local Indicators of Spatial Association (LISA), and hotspot analysis. Result and Discussion: The results showed a shift in the spatial distribution pattern of dengue cases from random in 2020 to significantly clustered in subsequent years. LISA analysis consistently identified high-high clusters in Bandung Regency, Bandung City, Bogor Regency, Bogor City, Depok City, and Bekasi City, indicating persistent spatial hotspots. Getis-Ord Gi* analysis further confirmed these hotspots with varying levels of statistical significance throughout the study period. Conclusion: These findings indicate the presence of endemic pockets and underscore the need for targeted public health interventions in high-risk areas. This study highlights the value of spatial analysis in understanding disease patterns and in informing evidence-based dengue control strategies in West Java.