Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik sebagai sarana pembelajaran Pendidikan Pancasila yang dapat meningkatkan literasi budaya dan kewargaan siswa kelas V SD Negeri Keji 2 Tahun Ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa komik berjudul “Teman Itu Tidak Dilihat Dari Warna Kulit” yang memuat cerita kontekstual, ilustrasi berwarna, pesan moral, serta aktivitas interaktif berupa soal latihan yang dirancang sesuai karakteristik siswa sekolah dasar. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan siswa, serta tes literasi kewargaan melalui pretest dan posttest, dengan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan inferensial. Hasil validasi menunjukkan bahwa media komik berada pada kategori sangat valid dengan skor rata-rata 85,61% dari ahli materi dan 84,62% dari ahli media. Uji kepraktisan memperoleh respon positif dengan skor 73% dari guru, 89,25% dari siswa pada uji coba skala kecil, dan 91,56% dari siswa pada uji coba skala besar. Selanjutnya, uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan literasi kewargaan siswa, yang ditunjukkan dengan rata-rata nilai pretest 48,9 meningkat menjadi 85,8 pada posttest, serta hasil uji paired sample t-test memperoleh signifikansi < 0,05. Dengan demikian, media komik yang dikembangkan dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, sekaligus mampu menumbuhkan minat baca, memperkuat sikap kritis, serta menanamkan nilai-nilai toleransi, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap keberagaman.